Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Hana Fais Prabowo (ketiga dari kiri), Aris Eko Nugroho (keempat dari kiri), Wahyu Trihatmojo (kedua dari kiri), dan Sri Ratna Sari (kiri) dalam Rembag Kaistimewan bertajuk UMKM Bangkit dan Melesat bersama Inkubator Bisnis Sibakul Jogja, Kamis (14/4/2023). - Harian Jogja/ Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA–Pemda DIY melalui Paniradya Kaistimewan terus berupaya mendukung dan mendorong perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di Bumi Mataram. Salah satu bentuk dukungan diwujudkan melalui pendampingan dan dukungan anggaran dari dana keistimewaan (danais)
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho menyatakan jajarannya ikut terlibat dengan mendanai inkubator bisnis untuk pelaku UKM yang selama ini dijalankan Dinas Koperasi dan UKM DIY melalui Inkubator Bisnis Sibakul Jogja. “Inkubator bisnis yang didanai menggunakan danais telah dimulai di 2023 ini. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program peningkatan kapasitas pelaku UKM,” kata Aris dalam Rembag Kaistimewan bertajuk UMKM Bangkit dan Melesat bersama Inkubator Bisnis Sibakul Jogja, Kamis (14/4/2023).
Aris mengatakan pendampingan bagi pelaku UKM selain dilakukan Dinas Koperasi dan UKM DIY, kini juga telah merambah ke tiap kalurahan. Proses pendampingan pendaftaran usaha, dan konsultasi usaha kini bisa dilakukan di tingkat kalurahan. Menurutnya, upaya itu merupakan bentuk pemerintah untuk mendukung pengembangan UKM. “Kami berharap UMKM di Jogja naik kelas,” katanya.
Hana Fais Prabowo, Fungsional Pengembangan Kewirausahaan Ahli Muda Dinas Koperasi dan UKM DIY menyampaikan melalui program Inkubator Bisnis Sibakul Jogja, pelaku UKM yang telah terdaftar di Sibakul Jogja akan didampingi secara intensif oleh sejumlah mentor bisnis.
“Di inkubasi bisnis ini pelaku UKM mendapatkan lingkungan pembinaan yang lebih berkelanjutan, lebih berstruktur. Kita tahu program inkubasi bertujuan untuk memberikan lingkungan yang baik untuk akselerasi, pertumbuhan peserta inkubasi,” katanya. Fais menyampaikan melalui program tersebut, setiap pelaku UKM akan didampingi secara khusus oleh mentor bisnis yang berpengalaman.
Selanjutnya, Wahyu Trihatmojo, Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) menyampaikan penting bagi pelaku usaha berada di lingkungan yang mendukung pengembangan usahanya. Melalui inkubator bisnis tersebut, Wahyu menilai pelaku UKM akan mendapatkan dukungan dan pendampingan dari mentor yang dapat meningkatkan usahanya, sehingga pelaku UKM akan mendapatkan manfaat apabila mengikuti inkubator bisnis tersebut.
Salah satu peserta inkubator bisnis, Sri Ratna Sari pemilik UKM Pancal Bike Craft menyampaikan dulu sebelum mengikuti inkubator bisnis dia belum mengetahui secara mendalam terkait pengelolaan bisnis. Melalui pendampingan, Sri menjadi lebih memahami mengenai manajemen bisnisnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.