Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Ilustasi suasana YIA./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) dalam tiga hari terakhir mencapai 10.000 penumpang datang dan pergi.
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi mengatakan pada hari Rabu (12/4/2023), Kamis (13/4/2023), dan Jumat (14/4/2023) pekan kedua bulan April, rata-rata pergerakan penumpang di YIA mencapai 10.000 orang.
“Kalau melihat data hari Rabu itu ada 10.153 orang. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan hari Kamis yang mencapai 10.130. Sementara hari ini, mengacu pada data sementara Berdasarkan reservasi aka nada sebanyak 11.602 orang yang datang dan pergi melalui YIA,” kata Misranedi, Jumat.
Melalui pantauan Harian Jogja selama dua jam mulai dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, cukup banyak orang yang datang dan pergi melalui YIA. Baik di terminal kedatangan maupun keberangkatan, pergerakan orang-orang dengan membawa koper cukup banyak, kendati tidak padat.
Seorang pemudik bernama Rasyid mengaku memutuskan mudik pada hari Jumat 14 April karena baru mendapat libur semester. Rasyid yang merupakan salah satu mahasiswa di Jogja ini akan pulang ke kampung halamannya di Sulawesi Tenggara.
“Saya mau mudik ke Bau-bau Sulawesi Tenggara. Saya baru bisa mudik, soalnya baru ada libur semester,” kata Rasyid ditemui di terminal keberangkatan pada Jumat.
Berbeda dengan Rasyid, pemudik lain bernama Anwar mengaku baru saja mendarat di Yogyakarta dari Medan.
“Asal saya Sragen. Kebetulan saya bekerja di Aceh. Terbang ke Jogja lewat Medan,” kata Anwar.
Anwar memanfaatkan cuti hari raya yang baru saja dia dapatkan. Karena itu setelah mendapat kepastian izin cuti Anwar langsung pulang kampung. Alasan lain yang mendesak dia untuk segera pulang adalah harga tiket yang masih tergolong murah.
“Saya pakai Lion Air. Kalau dari Medan menuju ke Jogja butuh waktu sekitar tiga jam. Di dalam pesawat itu juga tidak penuh. Setengah lebih lah penumpangnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.