Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Sepeda motor yang digunakan okeh dua pemuda saat diamankan Polsek Banguntapan lantaran berkendara ugal-ugalan dan mengganggu Pengguna jalan lain, Minggu (16/4/2023). - Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Dua orang pemuda yang diduga anggota geng motor Bantul sempat bersitegang dengan seorang pengendara mobil lantaran tidak terima ditegur saat ugal-ugalan mengendarai sepeda motor.
Peristiwa tersebut lah yang diduga menjadi keributan di di Depan Soto Kemasan barat Pesantren Mahasiswa STIKes Surya Global pada Minggu (16/4/2023) malam. Saat ini kedua geng motor Bantul itu telah ditangkap Polres Bantul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kedua anggota geng motor Bantul yang ditangkap itu yakni SPJ, 23, dan HS, 21. Keduanya sempat bersitegang dengan seorang pengendara mobil lantaran tidak terima ditegur saat ugal-ugalan mengendarai sepeda motor.
Kedua pemuda yang mengendarai sepeda motor jenis Honda CRF warna merah putih dengan nomor polisi AB 5956 GK melaju di simpang empat Ketandan. Mulyono yang saat itu mengendarai mobil pikap melihat rombongan tersebut bersama puluhan sepeda motor lain berboncengan memasuki jalur cepat dan memenuhi jalan dengan menggeber-geberkan motor serta melakukan jumping.
"Kondisi itu membuat mobil yang ada dibelakang tidak bisa menyalip rombongan tersebut," jelas Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry, Senin (17/4/2023).
Mulyono kemudian mencoba menegur rombongan geng motor Bantul itu dengan maksud agar tidak memenuhi jalan namun rombongan tersebut tidak menghiraukan teguran. Sesampainya di simpang empat Karangturi, Mulyono yang merasa jengkel dengan rombongan tersebut melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan yang digunakan SPJ dan HS.
"Namun pembonceng dari motor CRF tersebut mencoba melakukan pemukulan kepada Mulyono dan berhasil dihindari yang kemudian menangkap joki tersebut. Ia kemudian menghubungi Polsek Banguntapan," ucapnya.
Kendaraan Honda CRF saat ini diamankan di Polsek Banguntapan. Kedua pengendara sudah datang ke Polsek Banguntapan dan kemudian dimintai keterangan dan dilakukan penilangan oleh Unit Lalulintas Polsek Banguntapan.
BACA JUGA : Polisi Sebut Semua Sekolah di Jogja Punya Geng
Pihaknya mengapresiasi kepada masyarakat yang telah mengamankan remaja yang tidak patut dicontoh serta bisa membahayakan keselamatan diri dan juga orang lain. Polisi mengimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga situasi Bantul untuk kondusif, aman dan nyaman.
"Kami menyadari tidak bisa sendiri, perlu bantuan masyarakat dalam ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Profil Timnas Bangladesh yang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Thomas Dooley
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari penerima MBG. Sekolah internasional dan yang dinilai mampu menjadi bagian dari sasaran.
Film Verity menghadirkan misteri psikologis tentang ghostwriter yang menemukan naskah rahasia milik novelis terkenal yang mengalami kecelakaan.
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap konten AI ilegal yang menargetkan Yoona serta unggahan jahat yang menyerang Winter aespa.