Wisata Edukasi Madukismo Bantul, Serunya Naik Lori Melihat Proses Produksi Gula
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Sepeda motor yang digunakan okeh dua pemuda saat diamankan Polsek Banguntapan lantaran berkendara ugal-ugalan dan mengganggu Pengguna jalan lain, Minggu (16/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Dua orang pemuda yang diduga anggota geng motor membuat keributan di jalanan dan mengganggu pengendara ditangkap Polres Bantul. Kejadian itu berlangsung di Depan Soto Kemasan barat Pesantren Mahasiswa STIKes Surya Global pada Minggu (16/4/2023) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kedua anggota geng motor yang ditangkap itu yakni SPJ, 23, dan HS, 21. Keduanya sempat bersitegang dengan seorang pengendara mobil lantaran tidak terima ditegur saat ugal-ugalan mengendarai sepeda motor.
BACA JUGA : Korban Klitih Titik Nol Jogja Disebut Ngegas Motor Sambil
Kedua pemuda yang mengendarai sepeda motor jenis Honda CRF warna merah putih dengan nomor polisi AB 5956 GK melaju di simpang empat Ketandan. Mulyono yang saat itu mengendarai mobil pikap melihat rombongan tersebut bersama puluhan sepeda motor lain berboncengan memasuki jalur cepat dan memenuhi jalan dengan menggeber-geberkan motor serta melakukan jumping.
"Kondisi itu membuat mobil yang ada dibelakang tidak bisa menyalip rombongan tersebut," jelas Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry, Senin (17/4/2023).
Mulyono kemudian mencoba menegur rombongan dengan maksud agar tidak memenuhi jalan namun rombongan tersebut tidak menghiraukan teguran. Sesampainya di simpang empat Karangturi, Mulyono yang merasa jengkel dengan rombongan tersebut melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan yang digunakan SPJ dan HS.
"Namun pembonceng dari motor CRF tersebut mencoba melakukan pemukulan kepada Mulyono dan berhasil dihindari yang kemudian menangkap joki tersebut. Ia kemudian menghubungi Polsek Banguntapan," ucapnya.
Kendaraan Honda CRF saat ini diamankan di Polsek Banguntapan. Kedua pengendara sudah datang ke Polsek Banguntapan dan kemudian dimintai keterangan dan dilakukan penilangan oleh Unit Lalulintas Polsek Banguntapan.
BACA JUGA : Polisi Sebut Semua Sekolah di Jogja Punya Geng
Pihaknya mengapresiasi kepada masyarakat yang telah mengamankan remaja yang tidak patut dicontoh serta bisa membahayakan keselamatan diri dan juga orang lain. Polisi mengimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga situasi Bantul untuk kondusif, aman dan nyaman.
"Kami menyadari tidak bisa sendiri, perlu bantuan masyarakat dalam ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Satpam SMAN 1 Sentolo diberhentikan setelah dugaan tindakan tidak pantas terhadap siswi. Disdikpora DIY mendalami dugaan intimidasi siswa.
FAM mengumumkan 23 pemain Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp masuk skuad.
Pedro Acosta ingin menutup musim terakhir bersama KTM dengan kemenangan perdana di MotoGP dan finis tiga besar klasemen 2026.
Video yang membandingkan sambutan Mark Lee dan Jay ENHYPEN di acara Ralph Lauren viral. Fans membagikan rekaman lain dan mempertanyakan konteks klip tersebut.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.