Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, Gunungkidul—Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul bakal menerapkan jalan satu arah pada saat libur Lebaran. Langkah ini sebagai upaya memperlancar arus lalu lintas di jalur utama Jogja-Wonosari.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP A Purwanta mengatakan untuk pengamanan Lebaran tidak hanya menyiapkan ratusan personel, tetapi juga ada skema rekayasa arus lalu lintas. Rekayasa ini salah satunya akan diterapkan di jalur utama Jogja-Wonosari.
Sesuai dengan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, di jalur utama ini, khususnya saat libur Lebaran terjadi macet. Ada pun area jalan satu arah mulai dari perbatasan Bantul hingga kawasan Kali Pentung, Patuk.
Menurut dia, skema yang dipersiapkan pada saat terjadi kemacetan dengan menerapkan jalur satu arah atau one way. Ada pun prosesnya, jalur yang biasaya untuk dua arah dibuat menjadi satu arah sehingga laju kendaraan bisa lebih leluasa.
“Untuk penerapan one way, maksimal selama 30 menit. Tetapi, kalau kondisinya sudah lancar, maka bisa dibuka lebih cepat,” ungkapnya.
Purwanta menambahkan, untuk kelancaran arus lalu lintas, tidak hanya menyiapkan skema rekaya, tapi juga ada tim petugas khusus ganjal ban.
Tim ini dipersiapkan untuk membantu kendaraan yang tak kuat menanjak dengan cara mengganjal agar arus lalu lintas tetap lancar.
“Tim ganjal ban tidak hanya di tanjakan Patuk, tapi juga ada di kawasan pantai. Harapannya dengan persiapan ini maka pelaksanaan libur Lebaran bisa lebih lancar,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, peningkatan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Gunungkidul sudah terlihat sejak Sabtu (15/4/2023).
Ada pun lonjakan sekitar 20% dibandingkan di hari biasa. Menurut dia, volume kendaraan yang melintas masih bisa meningkatkan, khususnya pada saat mendekati Lebaran.
"Penambahan bisa mencapai 40 persen. Apalagi sekarang tidak ada larangan mudik,” katanya. Rakhmadian menambahkan, untuk kelancaran arus mudik maupun balik telah dilakukan berbagai persiapan.
Selain rencana penerapan jalan satu arah, ada juga kegiatan ramcek guna melihat kesiapan armada angkutan Lebaran di Gunungkidul. “Hari ini kami lakukan ramp check di PO Bus Maju Lancar dan Rosalia Indah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2