Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS Hadirkan Wajah Baru Kamar Hotel
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS dengan bangga memperkenalkan wajah baru kamar hotel hasil renovasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang
Sejumlah mahasiswa mengikuti wisuda UPN Veteran Yogyakarta, Sabtu (6/5/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
SLEMAN—UPN Veteran Yogyakarta mewisuda 485 mahasiswa, Sabtu (6/5/2023). Wisuda mahasiswa yang berdekatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional ini diharapkan bisa memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan prestasi.
Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Mohamad Irhas Effendi, mengatakan pada periode ini diwisuda sebanyak 485 wisudawan dengan rincian dua wisudawan Doktor (S3), 50 wisudawan Magister (S2), 426 wisudawan Sarjana (S1) dan tujuh wisudawan Diploma (D3).
Sebaran menurut fakultas yakni Fakultas Teknologi Mineral sebanyak 95 wisudawan, Fakultas Pertanian sebanyak 71 wisudawan, Fakultas Teknologi Industri sebanyak 77 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 82 wisudawan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 160 wisudawan.
“Dari total wisudawan, peraih predikat lulus Dengan Pujian atau Cum Laude sebanyak 129 wisudawan. Pada wisuda kali ini sebanyak 15 wisudawan berhasil meraih penghargaan Karya Cendekia UPN Veteran Yogyakarta atas prestasinya,” ujarnya.
Baca juga: Dekat dengan Jogja, Borobudur Highland Bakal Punya Lima Zona Wisata
Wisuda kali ini dilaksanakan pada bulan Mei, dimana terdapat dua hari besar nasional, yakni Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei dan Hari Kebangkitan nasional pada 20 Mei. Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk merenungkan kembali tiga hal.
“Pertama, memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa. Kedua, mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa. Ketiga, meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan,” ujarnya.
Pada jenjang perguruan tinggi, para mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas, sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka.
Tahun ini ada 5 mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta yang berhasil meraih Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. Satu di antara mereka berhasil meraih kesempatan studi di Yale University, Amerika Serikat.
Selanjutnya pada tanggal 20 Mei mendatang akan diperingati Hari Kebangkitan Nasional. Momen ini mengenang bagaimana para mahasiswa STOVIA dalam membangun kesadaran kebangsaan. Di kelak kemudian hari perjuangan mereka menjadi tonggak bagi lahirnya kesadaran untuk mempersatukan kekuatan seluruh suku bangsa dan merdeka dari penjajahan.
Dengan demikian bisa dikatakan bahwa wisuda kali ini merupakan wisuda yang istimewa karena dilaksanakan pada bulan istimewa. Dari dua peristiwa bersejarah pada bulan Mei ini kita bisa menarik benang merah bahwa masalah Pendidikan dan kesadaran berbangsa merupakan modal sangat penting dalam membangun negara. Hal itu sangat sesuai dengan UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai kampus bela negara.
“Maka pada kesempatan ini minta para wisudawan untuk betul-betul menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional itu. Keduanya disatukan dalam spirit Kampus Bela Negara, dimana semua civitas akademikanya senantiasa siap belajar, berkarya dan berjuang demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS dengan bangga memperkenalkan wajah baru kamar hotel hasil renovasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.