Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Serikat buruh DIY berfoto bersama dalam serasehan MayDay, Minggu (7/5/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Serikat Pekerja Seluruh Indonesia DIY membebaskan anggota dalam memberikan dukungan politik Pemilu 2024. Saat ini organisasi ini ingin fokus untuk mengawal penolakan Perppu Cipta Kerja.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia DIY Ruswadi berharap memasuki tahun politik saat ini jangan sampai para pekerja hanya sekadar dijadikan sebagai tunggangan politik bagi pihak tertentu. Selama ini pengurus serikat buruh membebaskan kepada para pekerja terkait dukungan politiknya. Hal ini semata-mata untuk menghormati setiap pilihan sehingga para buruh tetap bisa bersatu.
“Selama ini membebaskan terhadap dukungan ke siapa,” katanya di sela-sela Serasehan MayDay, Minggu (7/5/2023).
BACA JUGA : Gelar Aksi Hari Buruh di Titik Nol, Buruh DIY
Meski demikian, Ruswadi mengingatkan agar tetap selektif dalam memberikan dukungan politik 2024. Buruh harus tetap fokus pada tujuan awal yang selama ini ingin diperjuangan yaitu penolakan Omnibuslaw Cipta Kerja.
“Saya kira ini juga perlu dicermati, terutama berkaitan dengan Omnibuslaw Cipta Kerja. Buruh harus tetap selektif dan kami membebaskan mau memilih siapa,” ujarnya.
Meski saat ini ada Partai Buruh, kata dia, namun partai membawa label buruh tersebut belum sepenuhnya mendukung segala kepentingan buruh. “Faktanya demikian, maka kami berharap buruh tetap fokus dengan penolakan Perppu Cipta Kerja,” katanya.
Kepala Disnakertrans DIY Ari Nugrahadi mengatakan saat ini ada dua persoalan terkait ketenagakerjaan di DIY yaitu terkait angkatan kerja yang perlu mendapatkan pekerjaan karena persaingan pencari kerja tergolong tinggi. Di sisi lain, pemerintah juga terus berusaha memikirkan mereka yang sudah bekerja bisa mendapatkan kesejahterana melalui gaji yang didapatkan.
“Kalau soal Omnibus Law, itu memang wewenang pemerintah pusat, prinsipnya kami siap menjembatani ketika ada aspirasi,” katanya.
BACA JUGA : Buruh DIY Kritik DPR Lambat Bahas RUU Perlindungan
Aris sepakat bahwa pihak pemberi kerja dalam hal ini pemilik atau manajemen perusahaan perlu memperhatikan hak-hak pekerja, salah satunya terkait lembur. “Kami imbau bagi pemberi kerja tentu harus memperhatikan hal-hal yang harus ditaati ketika akan memberlakukan lembur, kompensasi harus diberikan kepada pekerja karena itu haknya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.