Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Anggota DPD RI dapil DIY, GKR Hemas dan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo kegiatan Syawalan Karangtaruna se-Kabupaten Sleman di Aula Kantor Kalurahan Banyuraden, Gamping, Jumat (19/5/2023) malam. Dok.humassleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menilai peran aktif generasi muda sangat penting dalam transformasi digital saat ini. Salah satunya, untuk membantu Pemkab Sleman dalam melakukan transformasi digital bagi masyarakat Sleman.
"Generasi muda yang tergabung dalam organisasi Karangtaruna ini memiliki peran sekaligus penerus pembangunan khususnya di Sleman. Generasi muda juga sangat berperan dalam transformasi digital dan peningkatan kesadaran literasi digital," katanya dalam kegiatan syawalan Karangtaruna se-Kabupaten Sleman di Aula Kantor Kalurahan Banyuraden, Gamping, Jumat (19/5/2023) malam.
BACA JUGA: Digitalisasi Pasar Tradisional Diklaim Mampu Membantu Pengembangan UMKM
Menurut Kustini, generasi muda saat ini, yang sejak lahir sudah mengenal gawai dan kental dengan teknologi digital, bisa berperan aktif dan menjadi pionir dalam proses transformasi digital untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Sleman.
"Saya berharap, generasi muda berani tampil dan berpartisipasi aktif dalam literasi digital dan bisa memanfaatkan peluang yang ada sehingga dapat membawa perubahan yang positif agar cakupan melek digital dapat mencakupsejumlah sektor," katanya.
Dukungan bagi peran generasi muda terhadap transformasi digital juga disampaikan Anggota DPD RI dapil DIY, GKR Hemas yang juga hadir dalam acara ini. Kegiatan syawalan ini dikemas dengan talkshow dengan narasumber GKR Hayu yang mengupas tema tentang peluang profesi cuan di ruang digital.
BACA JUGA: Hati-Hati, Serangan Siber Mengintai di Tengah Tren Digitalisasi
"Banyak generasi muda (Gen Z) yang berhasil membangkitkan peluang ekonomi dengan memanfaatkan berbagai platform digital. Hal ini berdampak besar pada perkembangan perekonomian," kata GKR Hemas.
Terlebih, lanjut Hemas, kondisi pandemi beberapa waktu lalu yang menjadikan suatu momentum dalam upaya meningkatkan transformasi digital. Menurutnya, kondisi pandemi Covid 19 mendorong dan mengharuskan adanya transformasi digital.
"Saat ini digitalisasi telah mendapat perhatian dari pemerintah. Dia berharap generasi muda mengambil peran dan memiliki antusias yang tinggi dalam memanfaatkan peluang transformasi digital," ujar Hemas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.
Dokter menjelaskan penyakit rematik jantung akibat infeksi radang tenggorokan dapat memicu kebocoran katup jantung hingga belasan tahun kemudian.
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Mahanani Hanifah lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili DIY setelah melewati seleksi berjenjang.