Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY menyampaikan dari 8.000 kuota tambahan jemaah haji untuk Indonesia, DIY mendapatkan tambahan kuota sebanyak 102 orang.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag DIY Aidi Johansyah menyampaikan sebelum ada tambahan kuota, kuota jemaah haji di DIY sudah terpenuhi.
“Pada pelunasan pertama ada 451 orang yang belum melunasi, kemudian pada perpanjangan pelunasan sampai tahap ketiga kuota DIY ada 3.147 orang. Pada pelunasan kuota tahap ketiga tersebut melebihi kuota DIY sebanyak 44 orang,” katanya, Senin (29/5/2023).
Baca juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Jemaah Calon Haji DIY
Aidi menyampaikan awalnya karena jemaah haji yang telah melakukan pelunasan melebihi kuota, maka sejumlah jemaah haji tidak dapat diberangkatkan. Namun, dengan adanya tambahan kuota 102 tersebut, maka jemaah tersebut dapat diberangkatkan.
“Kemarin ada surat dari Dirjen ada tambahan kuota untuk seluruh Indonesia, termasuk DIY. Kita dapat tambahan 102 jemaah, sehingga jemaah yang kemarin 44 orang [melebihi kuota] insyaallah bisa berangkat,” katanya.
Kemudian, menurut Aidi dari tambahan kuota tersebut, 58 orang jemaah haji yang akan diberangkatkan diambil dari nomor daftar tunggu berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.