Berpakaian Adat, 1.000 Siswa Sleman Sambut Prabowo dan Narendra Modi
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
Kondisi lalu lintas di jalan Prambanan Piyungan, Jumat (25/12/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Bambang Sumedi Laksono menerangkan manajemen dan rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama pelepasan jemaah haji pekan ini. Rekayasa lalu lintas ini akan dilakukan pada Senin (5/6/2023), Selasa (6/6/2023) dan Kamis (8/6/2023) di sejumlah arus jalan menuju dan keluar dari Masjid Agung Sleman.
"Kami pasang water barier, rambu-rambunya. Saya pikir secara manajemennya tidak masalah. Dijaga juga dari Dishub, kepolisian dan Satpol PP," terangnya pada Minggu (4/6/2023).
BACA JUGA: Alhamdulillah! 1.897 Calon Haji Indonesia Tiba di Mekkah
Secara rinci, Jalan Parasamya nantinya akan diberlakukan satu arah. Pengendara dari arah simpang empat Beran yang melewati Jalan Parasamya akan diarahkan menuju Jalan Candi Gebang. Sementara pengendara yang melintasi Jalan Parasamya dari arah Jalan KRT. Pringgodiningrat juga akan diarahkan menuju Jalan Candi Sari, Jalan Ratu Boko dan Jalan Candi Gebang.
Di sisi lain Jalan Roro Jonggrang masih akan berlaku dua arah. Hanya saja kendaraan dari jalur ini tidak bisa menuju ke arah Jalan Candi Gebang. Kemudian, simpang empat Beran akan menjadi jalur masuk bus rombongan jemaah haji Sleman. Selanjutnya bus rombongan jemaah haji nantinya akan dikeluarkan lewat simpang tiga Candi Gebang.
Lokasi parkir para pengantar jemaah haji pun telah disiapkan. Lokasi tersebut berada tepat di depan Masjid Agung Sleman.
"Jemaah mau parkir dimana, pengantar sampai dimana itu sudah diatur di dalam kantong-kantong parkirnya. Tinggal perlu dukungan untuk kesadaran terutama pengantar untuk jemaah itu parkir sesuai yang disediakan," tegasnya.
Bagi warga yang akan melintasi jalan tersebut diminta mencermati rekayasa yang berlaku. Pada Senin (5/6/2023) rekayasa selalu lintas akan dilakukan mulai Pukul 15.00-19.00 WIB. Sementara pada Selasa, (6/6/2023) rekayasa akan berlangsung mulai Pukul 09.00-13.00 WIB. Terakhir pada hari Kamis (8/6/2023), rekayasa akan diberlakukan mulai Pukul 01.00-14.00 WIB.
"Imbauan kami adalah ikuti arah manajemen yang selama ini sudah diberikan sosialisasinya. Kedua taati rambu-rambu lalu lintas yang dipasang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.