Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Ibadah haji - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemberangkatan calon jemaah haji asal Gunungkidul dilaksanakan Rabu (7/6/2023). Meski demikian, hingga sekarang masih ada enam jemaah yang menunggu pembagian kloter untuk keberangkatan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, total kuota yang diperuntukkan bagi calon haji asal Gunungkidul sebanyak 416 orang. Namun ada tiga orang yang gagal berangkat karena sakit dan meninggal dunia.
Hal ini berarti yang dipastikan berangkat hanya sebanyak 413 orang. Adapun 407 sudah mulai berangkat ke Tanah Suci sejak Rabu pagi. “Masih ada enam jemaah yang belum berangkat,” kata Taufik, Rabu siang.
BACA JUGA : Terbagi 3 Kloter, Jemaah Calon Haji Gunungkidul Berangkat
Menurut dia, keenam orang ini masih menunggu kepastian berkaitan dengan kloter pemberangkatan. Kloter belum ditentukan karena adanya penambahan kuota sebanyak 8.000 orang. “Enam orang ini masuk dalam tambahan kuota haji yang diperoleh Pemerintah Pusat,” katanya.
Taufik memastikan calon jemaah itu dipastikan tetap akan berangkat. Berdasarkan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, jemaah yang masuk kuota tambahan diberangkatkan di kloter terakhir.
“Istilahnya kloter sapu jagad. Artinya pemenuhan bisa berasal dari berbagai daerah atau embarkasi untuk keterpenuhan satu kloter,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut Taufik, calon jemaah haji ini tidak perlu khawatir karena tetap berangkat, meski pelaksanaannya tidak berbaerangan dengan rombongan jemaah asal Gunungkidul. “Tetap bisa menjalankan ibadah, tapi berangkatnya belakangan karena masuk kuota tambahan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memberikan selamat kepada calon jemaah yang berangkat ke Tanah Suci. Menurut dia, keberangakatan ini merupakan suatu kehormatan dapat menunaikan Rukun Islam kelima. “Mudah-mudahan selama di Tanah Suci dapat menunaikan ibadah dengan baik,” katanya.
Sunaryanta juga berpesan kepada jemaah untuk terus menjaga kondisi kesehatan sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar. “Semoga diberikan kemudahan dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
BGN menegaskan pengajuan dapur MBG atau SPPG gratis tanpa pungutan biaya setelah muncul dugaan penjualan titik MBG di sejumlah daerah.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Mobil anggota DPR RI Gus Hilman mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo yang menewaskan dua staf pendamping rombongan.