Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Peneliti dari UGM dan Aeres University, Belanda, melakukan penelitian di Pusat Pelatihan Internasional Manajemen Ayam Petelur Bebas Sangkar, Jumat (17/6/2023). /ist Humas UGM
Harianjogja.com, SLEMAN—UGM membuka Pusat Pelatihan Internasional Manajemen Ayam Petelur Bebas Sangkar. Fasilitas ini juga dilengkapi kandang percontohan proses produksi telur bebas sangkar berkapasitas 3.000 ekor.
Berlokasi di Kalijeruk, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, pusat pelatihan ini merupakan pertama di Asia Tenggara. Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama, UGM, Ignatius Susatyo Wijoyo, mengatakan keberadaan kandang ini akan mendorong peningkatan produksi telur dari kandang bebas sangkar.
"Telur dengan bebas sangkar ini menjamin tingkat kesejahteraan hewan lebih tinggi. Istilahnya produknya adalah telur bahagia, kita harapkan nantinya konsumen dan peternak pun juga bahagia jika bisa diproduksi massal,” ujarnya, Sabtu (17/6/2023).
BACA JUGA : Harga Telur Ayam Melambung, Pemkab Sleman Bakal Impor
Ignatius berharap adanya produk telur dari ayam bebas sangkar ini akan menambah tingkat daya saing di pasaran nasional dan internasional. Keberadaan pusat pelatihan bertaraf internasional ini menurutnya hasil dari kolaborasi antara akademisi dengan industri dalam mendukung sumber pangan hewani yang maju dan berkelanjutan.
“Kami berharap Fakultas Peternakan UGM bisa menjadi tuan rumah produksi telur bebas kandang sekaligus jadi tempat riset mahasiswa, dosen dan industri dari Indonesia dan dari luar,” katanya.
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Budi Guntoro, mengatakan proyek pendirian pusat pelatihan internasional untuk manajemen ayam petelur bebas sangkar ini diinisiasi oleh Global Food Partner dan Universitas Gadjah Mada sejak tahun 2020.
Sempat tertunda selama pandemi, namun pembangunannya baru dimulai sejak Juni tahun lalu. “Selesai dibangun bulan Januari lalu dengan bantuan partner dan mitra, teknologi peralatannya khusus didatangkan dari Belanda,” ucapnya.
Menggunakan konsep International Training Center (ITC), diharapkan pusat pelatihan ini bisa memberikan pelatihan bagi peternak dan usahawan berorientasi pada cage free farm. "Untuk distribusi produk kerja sama dengan hotel, kami siap melatih para peternak tentang manajemen dan budidayanya,” kata dia.
Di masa mendatang, model cage free farm ini potensial menjadi model peternakan dengan berkembnganya pemahaman konsumen soal telur yang sehat. “Kami berharap dengan dibangunnya project ini bisa bermanfaat bagi dunia peternakan di Indonesia,” ungkapnya.
BACA JUGA : Harga Telur Ayam Melambung Tinggi, Begini Penjelasan
CEO Global Food Partners, Elissa Lane, menuturkan pusat pelatihan bisa dimanfaatkan secara penuh oleh para peternak, peneliti dan akademisi serta dari industri dalam pengembangbiakan ayam petelur bebas sangkar. “Kami ingin para pihak swasta, dokter hewan, peneliti bisa belajar model peternakan ini,” katanya.
Model peternakan ini akan diterapkan juga di negara di luar Indonesia. Dalam waktu dekat konsep yang sama untuk peternakan ayam petelur bebas sangkar ini akan dibangun di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.