Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
AP (depan) ditahan di Polsek Bulaksumur, Senin (26/6/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman ditetapkan tersangka dalam kasus pencurian motor di wilayah Blimbingsari, Caturtunggal. Mahasiswa tersebut nekat mencuri motor untuk mobilitas di Jogja.
Kapolsek Bulaksumur, AKP Ngadi, menjelaskan pelaku berinisial AP, 21, mahasiswa semester 7 asal Jawa Barat. Kejadian ini berlangsung pada Kamis (15/6/2023) pukul 06.30 WIB, di depan tempat indekos. "Korban memarkir motornya di depan kos pada pukul 01.00 WIB," ujarnya, Senin (26/6/2023).
Karena sudah mengantuk, korban langsung masuk kamar kos untuk tidur, dengan posisi kunci kontak motor lupa dicabut dari motor. Pagi harinya saat korban terbangun, motor Yamaha N-Max miliknya sudah tidak berada di tempat ia memarkir semula.
Mendapat laporan ini, Polsek Bulaksumur memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan sejumlah saksi. Aksi AP tertangkap CCTV, dimana saat melakukan aksinya, AP mengenakan batik berwarna cokelat. Dengan ciri-ciri tersebut polisi memburu pelaku.
Baca juga: 7 Kampus Swasta di Indonesia yang Menawarkan Beasiswa KIP Kuliah
"Kami detailkan penyelidikannya, anak ini [pelaku] tinggal di salah satu kos. Berbekal baju batik ini, kami berhasil mengidentifikasi pelaku. Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, langsung kami amankan," kata dia.
AP pun dibawa ke Polsek Bulaksumur untuk menjalani pemeriksaan. Saat diperiksa, AP mengakui perbuatan pencurian tersebut. AP kemudian ditahan dengan disangkakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Kepada wartawan, AP mengaku tidak ada niatan khusus untuk mencuri motor tersebut. Ia mengaku waktu itu hanya kebetulan lewat di lokasi kejadian dan mendapati motor korban dengan kunci kontak yang tertinggal di motor, sehingga timbul niat untuk mencurinya.
Adapun motor hasil curiannya tidak untuk dijual, melainkan sekadar untuk mobilitas sehari-hari karena selama kuliah di Jogja, ia tidak memiliki motor. “Tidak ada niatan untuk dijual, cuma untuk penggunaan pribadi,” katanya.
Ia juga tidak bisa membeli motor sendiri karena berdasarkan pengakuannya, kedua orang tuanya sudah meninggal. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia AP juga bekerja sampingan sambil kuliah. “Saya saat ini kuliah sambil kerja juga, tapi belum cukup juga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.