Festival Dalang Sleman 2026, Regenerasi Dalang Muda Dimulai
Festival Dalang Sleman 2026 jadi ajang regenerasi dalang muda dengan 34 peserta dari seluruh kapanewon di Sleman.
Ilustrasi ekspor impor, pengangkutan barang di pelabuhan. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Puluhan produk kerajinan asal Sleman diekspor ke berbagai negara. Tidak hanya kerajinan, sejumlah makanan kaleng asal Sleman juga merambah ke pasar mancanegara.
Kadinkop UKM Sleman, Haris Martapa mencatat ada 70 jenis craft atau kerajinan asal Sleman yang diekspor ke mancanegara. Bentuknya beragam, mulai dari cinderamata dan berbagai produk lainnya.
"Craft itu macam-macam cinderamata dan sebagainya itu banyak jenis, kurang lebih sekitar 70 jenis craft itu yang kemudian sudah diekspor," terangnya dikutip pada Jumat (30/6/2023).
Tak kalah dengan kerajinan, sejumlah produk di sektor kuliner di Sleman disebutkan Haris juga telah dikirim ke berbagai negara. Sebagian di antaranya dalam bentuk kalengan.
"Makanan itu yang bentuk kaleng itu sudah macam-macam juga mulai dari gudeg kemudian gule, macam-macam termasuk untuk cemilan dan sebagainya. Salak juga iya," ungkapnya.
Baca juga: Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Kulonprogo Terus Bertambah
Upaya untuk mendorong jumlah ekspor di lini kuliner coba dilakukan lewat factory kitchen. Dapur bersama ini diarahkan untuk proyeksi ekspor. Lewat asosiasi, Haris mencatat sudah ada sembilan negara yang siap menerima produk-produk kuliner produksi Sleman.
"Jadi factory kitchen ini adalah semacam dapur bersama ini dalam rangka menstandarisasi masakan-masakan yang itu untuk ekspor," ujarnya.
Kuliner-kuliner macam gudeg hingga brongkos, telah diekspor ke sembilan negara di dunia. "Mulai dari gudeg, brongkos, kemudian gule dan sebagainya dalam bentuk kaleng untuk kemudian di ekspor di sembilan negara. Jadi kita kembangkan untuk factory kitchen-nya," tegasnya.
Asosiasi menjadi sarana untuk para UMKM menjual produk ekspornya. "Lewat asosiasi maka barang-barang UMKM kini kita bareng bareng untuk melakukan ekspor," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Dalang Sleman 2026 jadi ajang regenerasi dalang muda dengan 34 peserta dari seluruh kapanewon di Sleman.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.