Menteri Pariwisata Apresiasi Desa Sejahtera Astra Kemiren Banyuwangi
Menpar berharap proses pendampingan tersebut dapat membawa Desa Kemiren meraih pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Wulan, salah satu orang tua yang anaknya baru masuk di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Bantul tahun ini mengaku saat anaknya sudah diterima di sekolah, dia diminta untuk membayar biaya bahan seragam sekolah sebesar Rp1,3 juta.
Besaran uang tersebut diakui Wulan untuk sejumlah seragam seperti seragam pramuka, seragam putih biru dongker, batik, seragam olahraga, dan jas almamater. “Totalnya ada lima setel seragam. Biayanya Rp1,3 juta,” katanya, Minggu (2/7/2023)
Harga seragam tersebut baru bahannya saja. Sementara untuk biaya jahitnya beda lagi. Dia mengatakan sekolah melalui paguyuban orang tua hanya menyediakan bahan kain yang belum dijahit. “Kalau jahitnya sendiri-sendiri. Saya waktu itu biaya jahitnya sampai Rp700.000an karena satu setel aja Rp150.000 biaya jahitnya ” ujarnya.
BACA JUGA: Pungutan Liar Ditemukan di Beberapa Sekolah Negeri di DIY, Begini Modusnya...
Meski begitu, dia mengaku tidak keberatan dengan adanya pengadaan seragam tersebut karena seragam yang diperoleh cukup banyak. Ia membandingkan jika membeli di pasar belum tentu bisa sama dengan teman-teman lainnya di sekolah.
Menurutnya harga itu masih lebih murah jika dibandingkan dengan sekolah di swasta yang banyak pungutan, mulai dari uang pendaftaran, uang gedung, SPP bulanan, sampai seragam.
Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko pada akhir tahun lalu mengatakan masalah jual bei seragam oleh sekolah dan juga komite sekolah jelas dilarang dan sudah diatur dalam Permendikbud-Ristek maupun Peraturan Bupati (Perbup). Pihaknya sudah melacak tidak ada sekolah maupun komite sekolah yang terlibat dalam pengadaan seragam sekolah. “Kalau seandainya itu ada orang tua yang sama-sama itu bukan atas sepengetahuan sekolah,” kata Isdarmoko.
“kalau ada orang tua adakan [pengadaan seragam] sepakat bareng-bareng kami engga bisa larang, enggak ada dasarnya melarang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menpar berharap proses pendampingan tersebut dapat membawa Desa Kemiren meraih pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.