Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DIY menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait dukungan bakal calon presiden (Bacapres) maupun bakal calon wakil presiden (Bacawapres) dalam Pemilu 2024 mendatang.
Ketua DPW PAN DIY, Suharwanta mengaku belum mengetahui siapa bakal calon presiden maupun bakal calon wakil presiden yang akan didukungnya karena DPP belum memutuskan itu sehingga pihaknya harus sabar menunggu.
“Kita manut DPP, kita tunggu instruksi pusat, belum tahu siapa yang didukung, kita tergantung DPP, kebijakan DPP PAN pusat seperti apa kami ikuti aja,” kata Suharwanta saat ditemui di Bantul, Senin (3/7/2023).
Suharwanta mengatakan PAN DIY tidak hanya menunggu instruksi DPP, namun juga harus mempersiapkan pemilihan legislatif (Pileg) di daerah yang juga berbarengan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Baca juga: Terjangkit Anthrax, Kapanewon Semanu di Gunungkidul Diisolasi Terbatas
Dalam Pileg DIY pihaknya menargetkan untuk menambah kursi sebanyak-banyaknya. Dalam Pileg 2019 lalu partai berlambang matahari tersebut meraih tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY. “Target kami [kursi PAN di DPRD DIY] bertambah sebanyak-banyaknya,” ucapnya.
Berbagai upaya terus dilakukan mulai dari konsolidasi pengurus, kader maupun simpatisan PAN. Bahkan pihaknya sudah mempersiapkan sebanyak 12.000 sukarelawan saksi se-DIY untuk pileg 2024 mendatang. Tidak hanya itu bakal calon legislatif (Bacaleg) dari PAN juga sudah digembleng.
“Konsolidasi terus kita lakukan baik struktural maupun bacaleg yang berkompetisi,” ujarnya.
Disinggung dengan kehadiran Partai Ummat, Suharwanta mengaku tidak khawatir. Sebagaimana diketahui Partai Ummat merupakan besutan dari politikus ulung Amien Rais. Basis pendukungnya banyak dari kalangan Muhammadiyah seperti PAN.
Wakil Ketua DPRD DIY ini mengaku selama ini PAN sudah terbiasa bertarung dengan partai apapun sehingga tidak ada kekhawatiran bagi PAN pendukungnya tergerus Partai Ummat. “Kami tidak ada kekhawatiran sama sekali. Selama ini kami bertarung dengan partai manapun. Saya kira bagian kompetisi biasa,” tandasnya.
Sembilan Kursi
Sementara itu Ketua DPD PAN Bantul, Wildan Nafis mengatakan dalam Pileg 2024 mendatang pihaknya menargetkan sembilan kursi di DPRD Bantul. Diketahui dalam Pileg 2019 PAN Bantul meraih lima kursi dan berhasil mengirimkan kadernya menjadi wakil ketua DPRD Bantul.
Wildan mengaku sudah menyiapkan berbagai upaya untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD Bantul tersebut, di antaranya konsolidasi kader dan simpatisan, barisan perempuan PAN, hingga pembentukan saksi di tiap TPS. Menurutnya, salah satu kunci untuk mengawal suara partai adalah saksi, karena saksi mengetahui langsung proses penghitungan suara di TPS. “Pengalaman pemilu sebelumnya, kita lemah di saksi. Mulai sekarang kami awali sedini mungkin menyiapkan saksi untuk mengawal suara PAN,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.
Kasus pneumonia di Pontianak meningkat 10-20 persen seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.