Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DIY menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait dukungan bakal calon presiden (Bacapres) maupun bakal calon wakil presiden (Bacawapres) dalam Pemilu 2024 mendatang.
Ketua DPW PAN DIY, Suharwanta mengaku belum mengetahui siapa bakal calon presiden maupun bakal calon wakil presiden yang akan didukungnya karena DPP belum memutuskan itu sehingga pihaknya harus sabar menunggu.
“Kita manut DPP, kita tunggu instruksi pusat, belum tahu siapa yang didukung, kita tergantung DPP, kebijakan DPP PAN pusat seperti apa kami ikuti aja,” kata Suharwanta saat ditemui di Bantul, Senin (3/7/2023).
Suharwanta mengatakan PAN DIY tidak hanya menunggu instruksi DPP, namun juga harus mempersiapkan pemilihan legislatif (Pileg) di daerah yang juga berbarengan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Baca juga: Terjangkit Anthrax, Kapanewon Semanu di Gunungkidul Diisolasi Terbatas
Dalam Pileg DIY pihaknya menargetkan untuk menambah kursi sebanyak-banyaknya. Dalam Pileg 2019 lalu partai berlambang matahari tersebut meraih tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY. “Target kami [kursi PAN di DPRD DIY] bertambah sebanyak-banyaknya,” ucapnya.
Berbagai upaya terus dilakukan mulai dari konsolidasi pengurus, kader maupun simpatisan PAN. Bahkan pihaknya sudah mempersiapkan sebanyak 12.000 sukarelawan saksi se-DIY untuk pileg 2024 mendatang. Tidak hanya itu bakal calon legislatif (Bacaleg) dari PAN juga sudah digembleng.
“Konsolidasi terus kita lakukan baik struktural maupun bacaleg yang berkompetisi,” ujarnya.
Disinggung dengan kehadiran Partai Ummat, Suharwanta mengaku tidak khawatir. Sebagaimana diketahui Partai Ummat merupakan besutan dari politikus ulung Amien Rais. Basis pendukungnya banyak dari kalangan Muhammadiyah seperti PAN.
Wakil Ketua DPRD DIY ini mengaku selama ini PAN sudah terbiasa bertarung dengan partai apapun sehingga tidak ada kekhawatiran bagi PAN pendukungnya tergerus Partai Ummat. “Kami tidak ada kekhawatiran sama sekali. Selama ini kami bertarung dengan partai manapun. Saya kira bagian kompetisi biasa,” tandasnya.
Sembilan Kursi
Sementara itu Ketua DPD PAN Bantul, Wildan Nafis mengatakan dalam Pileg 2024 mendatang pihaknya menargetkan sembilan kursi di DPRD Bantul. Diketahui dalam Pileg 2019 PAN Bantul meraih lima kursi dan berhasil mengirimkan kadernya menjadi wakil ketua DPRD Bantul.
Wildan mengaku sudah menyiapkan berbagai upaya untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD Bantul tersebut, di antaranya konsolidasi kader dan simpatisan, barisan perempuan PAN, hingga pembentukan saksi di tiap TPS. Menurutnya, salah satu kunci untuk mengawal suara partai adalah saksi, karena saksi mengetahui langsung proses penghitungan suara di TPS. “Pengalaman pemilu sebelumnya, kita lemah di saksi. Mulai sekarang kami awali sedini mungkin menyiapkan saksi untuk mengawal suara PAN,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.