Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus dugaan mutilasi di Turi Sleman terus mencuat dan membuat geger masyarakat. Selain potongan tubuh bagian kepala, terbaru juga ditemukan potongan tangan dan kaki di tempat berbeda dengan jarak 3 kilometer dari lokasi temuan bagian kepala.
Lurah Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Sleman Agus Prasetyo menjelaskan penemuan potongan tubuh bagian kepala sekitar pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB di wilayah Gimberan, Merdikorejo. "Penemuan kepala di sekitar sungai krasak, wilayah kami," katanya.
Meski demikian ia belum mengetahui potongan bagian kepala tersebut merupakan korban mutilasi yang sama dengan yang ditemukan di Kelor, Bangunkerto, Turi. Dari TKP Kelor, penemuan kepala berjarak sekitar 5 km ke arah barat. "Sementara kemarin dari info dukuh pasti tidak ada warga kami yang hilang, dari luar daerah kayaknya," ungkapnya.
Selain potongan tubuh bagian kepala, ia juga mendapat informasi penemuan potongan tubuh lainnya yang berada di kalurahan sebelah wilayahnya. "Barusan ditemukan potongan tangan di perbatasan wilayah kami desa lainnya, lalu informasi barusan saja ada penemuan potongan kaki. Jarak dari kepala kemudian tangan dan kaki sekitar 3 kilometer," paparnya.
Kepala dan potongan tubuh lainnya itu ditemukan di tiga sungai yang berbeda. "Kalau yang tangan itu sungai tapi di pinggir jalan raya, Malam ini ceritanya langsung penyisiran besar-besaran. Diteruskan mencari lainnya sekalian," ujarnya.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, menjelaskan pada Sabtu (15/7/2023), polisi menyisir beberapa lokasi, di antaranya di TKP penemuan potongan tubuh pertama di Kelor, Bangunkerto, Turi dan di sungai Krasak, Gimberan, Merdikorejo, Tempel.
BACA JUGA : Mayat Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Turi Sleman
"Jadi tadi kami ke lokasi ke TKP untuk mencari barang bukti yang belum diamankan oleh tim investigasi, kemudian kedua kami menyusuri untuk mencari potongan tubuh yang lain kita menemukan potongan kepala, terus kemudian kami amankan, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara," ujarnya.
Adapun di TKP pertama dugaan mutilasi Turi Sleman, polisi menemukan tulang yang belum diketahui bagian mana dan sejumlah barang bukti lain seperti kompor, tali, pisau dan sendal yang diduga milik pelaku. Adapun pemeriksaan DNA potongan tubuh yang sudah terkumpul, ia belum memberikan hasilnya. "Senin mungkin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Benarkah baterai mobil listrik hanya bertahan 10 tahun? Simak hasil riset, faktor yang memengaruhi daya tahan, cara merawat, dan hal penting soal garansi.
DPUPKP Sleman memprioritaskan pemeliharaan dan peningkatan jalan kabupaten menuju pintu Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen, termasuk di Kalasan, Gayamharjo.
Arsenal menjamu Lille pada Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak kondisi skuad dan misi kedua tim di matchday kedua.
Sarwendah mengaku fitur Instagram Live miliknya dibatasi selama setahun. Ia juga menjelaskan unggahan video call Ruben Onsu diturunkan Instagram.
Warga Gondomanan, Andri Surya Kusuma, memilih transmigrasi ke Konawe Utara untuk mengembangkan usaha pertanian serai dan nilam.