DPRD Kota Jogja Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan 2027
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Ilustrasi Waduk Sermo./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo kesulitan menekan populasi ikan predator Red Devil (Amphilophus labiatus) di Waduk Sermo. Sampai dengan akhir 2022, setidaknya populasi Red Devil di Waduk Sermo terpantau mencapai 80%.
Kepala DKP Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengaku belum memiliki upaya strategis yang dapat digunakan untuk mengurangi populasi Red Devil di Waduk Sermo. “Ada beberapa kemungkinan kenapa populasi Red Devil di Waduk Sermo meningkat. Salah satunya adalah budi daya keramba dengan jenis ikan nila, bisa jadi ada benih Red Devil yang ikut tertebar dan lepas ke perairan waduk. Ikan predator itu lalu berkembang biak dengan sangat cepat,” kata Trenggono, Kamis (20/7/2023).
Namun, saat ini budi daya keramba tersebut sudah dilarang. Hanya saja pelarangan tidak terkait dengan upaya menekan populasi Red Devil tetapi untuk mengembalikan fungsi awal Waduk Sermo. “Fungsi Waduk Sermo sebagai sumber air minum sehingga kondisi waduk harus terjaga,” katanya.
BACA JUGA: Penuh Sampah, Waduk Sermo Dibersihkan
Sampai saat ini kata Trenggono, belum ada teknologi untuk memberantas ikan bernama latin Amphilophus Labiatus tersebut.
Kendati begitu, terdapat cara klasik yang dapat dilakukan yaitu dengan menambah populasi ikan yang dapat memakan makanan Red Devil seperti bandeng air tawar. Dengan begitu populasi dapat berkurang meski tidak signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Singapura menyebut pengurangan ekspor gas Indonesia kurang dari 2% kebutuhan harian dan menyiapkan pasokan LNG serta cadangan bahan bakar.
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.