Guru Besar UGM Usulkan 3 Strategi Baru Cegah Karhutla
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
Seorang penumpang kembali masuk ke dalam kendaraan setelah berhenti sejenak di Tol Jogja Solo yang dibuka fungsional di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/4/2023)./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Proyek tol Jogja-Solo seksi 2.2B pada ruas junction Sleman-Trihanggo mulai digarap bulan ini.
Project Director PT. Adhi Karya, Oka Chandra Sukmana yang menangani pengerjaan tol pada seksi 2.2B menerangkan bila penggarapan tol pada ruas ini telah dimulai. Titik penggarapannya dilakukan mulai ujung ruas tol Jogja-Bawen yakni di sekitar Tirtoadi hingga nantinya mengarah ke wilayah Trihanggo.
Pada ruas seksi 2.2B ini, tipe konstruksi tol at grade membentang dari wilayah Tirtoadi sampai area Trihanggo sebelum Ring Road. Sementara itu, penggarapan tol di area Ring Road akan dibangun secara elevated atau melayang tepat di atas jalan.
"Kalau yang dari sebelah Mlati itu yang batas jalan Jogja-Bawen sampai dengan [tikungan] Ring Road yang melengkung itu nanti at grade. Yang di atas Ring Road baru melayang," ujar dia.
Dari segi jadwal, pengerjaan dua tipe konstruksi jalan tol ini pun berbeda. Tol tipe at grade pada seksi ini sudah mulai digarap, sedangkan tol elevated di atas Ring Road baru dikerjakan mulai September mendatang.
"Dari batas selesai Jogja-Bawen itu, Tirtoadi itu sampai dengan Trihanggo yang sebelum masuk Ring Road itu sudah mulai sekarang. Tetapi kalau di Ring Road-nya mulai di September nanti fisiknya," jelasnya
Proyek seksi 2.2B ini diterangkan Oka menghabiskan anggaran Rp1,1 triliun. Penggarapannya sendiri ditargetkan rampung sebelum Mei 2024. Dalam pembangunannya, ruas jalan di bagian tengah Ring Road akan dipakai untuk aktivitas proyek termasuk pembangunan tiang pancang tol. Sebelum masuk proses ini, pengembang tol terlebih dahulu akan melebarkan jalan di sisi kanan dan kiri ring road tempat lokasi tol dibangun. "Tahap pertama pelebaran dulu, baru dia bekerja di tengahnya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.
Telat ganti oli mobil bisa memicu kerusakan mesin, performa turun, overheating, BBM boros, hingga biaya perbaikan membengkak
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China