Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Sejumlah pekerja memasang beton jalan pada tepi trotoar yang akan dijadikan kawasan pedestrian di Jalan Suroto Kotabaru, Jogja, Senin (23/7/2018). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo memulai pelebaran Jalan Jogoyudan, Kota Wates.
Tujuan pelebaran jalan yang terletak di sisi Timur eks perlintasan sebidang palang KA Timur tersebut adalah agar dapat memperlancar arus lalu lintas dari arah Jalan Kemiri III yang semakin padat setelah ditutupnya palang kerta api (KA) Timur.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga JBT Melakukan Sidak Gas LPG ke Lapangan, Ini Temuannya
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Agustinus Nurcahyo Budi Wibowo, mengatakan dengan adanya pelebaran maka kendaraan dari Jalan Kemiri III dapat langsung ke Jalan Diponegoro atau dua arah.
“Penutupan palang KA Timur sudah sejak lama. Nah, karena Jalan Jogoyudan tersebut sempit maka perlu dilakukan pelebaran agar lalu lintas dari Jalan Kemiri III bisa langsung ke Jalan Diponegoro,” kata Nurcahyo dihubungi, Jumat (28/7/2023).
Nurcahyo menambahkan dengan akses yang mudah dari Jalan Kemiri III ke Jalan Diponegoro tersebut akan meramaikan dan menumbuhkan kembali perokonomian di Jalan Diponegoro. Kata dia, proyek pelebaran jalan tersebut akan selesai setidaknya pada 23 Oktober 2023.
“Nilai kontraknya Rp911,7 juta. Dana itu khusus untuk konstruksi, tidak termasuk pengadaan tanah untuk membebaskan sejumlah bidang tanah yang terkena pekerjaan pelebaran,” katanya.
Nurcahyo menambahkan pada daerah simpang pertemuan antara Jalan Jogoyudan dan Jalan Kemiri III akan dilebarkan menjadi 8 meter. Jalan Jogoyudan, katanya, juga akan dilengkapi dengan bangunan pelengkap seperti trotoar untuk pejalan kaki.
“Pada sisi kiri akan dilengkapi saluran drainase menggunakan. Pada akhir ruas Jalan Kemiri III dipasang gorong-gorong menggunakan box culvert untuk mengalirkan air dari saluran drainase ke saluran eksisting yang ada di sisi kanan [Utara] ruas jalan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.