Motor Tiba-Tiba Mati di Jalan? Waspadai 8 Masalah Utama Ini
Motor sering brebet saat digas? Kenali delapan penyebab utamanya dan cara mudah mengatasinya agar mesin motor kembali bertenaga dan awet setiap hari.
Seorang pengendara motor sedang melewati timbunan sampah liar Selokan Mataram, Jumat (08/03/2019). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul mengklaim terus mengintensifkan pengawasan dan pembersihan di sejumlah titik pembuangan sampah liar.
BACA JUGA: Buang Sampah Sembarangan di Jogja Makin Menjadi-Jadi
Selain itu, DLH juga bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan satuan tugas di kapanewon serta kalurahan untuk pengawasan titik pembuangan sampah liar.
Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho mengakui dihadapkan pada hal dilematis terkait dengan keberadaan titik pembuangan sampah liar. Sebab, jika dibiarkan, sampah di titik pembuangan liar itu akan menumpuk, membusuk dan bau.
"Di sisi lain, jika kami ambil, maka masyarakat akan melihat kok di tempat itu dibersihkan, besok pasti akan membuang sampah lagi di tempat itu. Tapi, kami ambil kesimpulan, jika yang lewat dan berkunjung di lokasi tersebut tidak hanya orang Jogja tapi dari luar juga. Untuk itu, kami ingin kondisi di tempat tersebut tetap terkondisikan," katanya, Senin (7/8/2023).
Untuk itu, petugas dari DLH Bantul saat ini terus rutin menyisir dan mengambil sampah di titik pembuangan sampah liar. Sebab, saat ini kondisi yang dihadapi adalah situasi darurat. "Ini bagian yang kami lakukan. Kita paling lama 2 hari sekali menyisir dan melakukan pembersihan," lanjut Ari.
Menurut Ari, petugas akan langsung membawa sampah tersebut ke kantor DLH. Nantinya, akan ada pemilahan sampah. Dimana, sampah yang bisa dipilah akan dijual dan untuk sampah residu, DLH akan melakukan perlakukan khusus.
"Untuk personel tetap sama. Jadi yang selama ini petugas itu mengambil ke pelanggan, otomatis berkurang. Mereka yang tidak bertugas itu kami tugaskan untuk mengambil ke titik liar. Ada juga petugas lainnya bertugas memilah," ucap Ari.
Terpisah, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan, pemkab akan semakin mengintensifkan pengawasan dan pembersihan titik pembuangan sampah liar. Selain melibatkan Satpol PP, pemkab juga menggandeng petugas dari perlindungan masyarakat di tingkat kalurahan. "Kami juga serukan untuk jangan ada pembuangan sampah di titik liar. Dan, ini juga harus jadi perhatian semua pihak, tidak hanya Bantul, tapi juga DIY," kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor sering brebet saat digas? Kenali delapan penyebab utamanya dan cara mudah mengatasinya agar mesin motor kembali bertenaga dan awet setiap hari.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.