Atasi Krisis Air Saptosari-Panggang, PDAM Bor Sungai Bawah Tanah Ngobaran
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Sampah tercecer di trotoar Jalan Malioboro./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Aktivitas warga membuang sampah sembarangan seiring ditutupnya Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan atau TPA Piyungan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja mengaku akan menindak warga yang membuang sampah sembarangan di masa darurat sampah. Fenomena sampah yang dibuang di sembarangan tempat masih marak ditemui di sejumlah titik padahal sebagian depo sampah sudah mulai dibuka.
Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat menjelaskan sesuai Perda No.1/2022 tentang Pengelolaan Sampah warga dilarang membuang sampah sembarangan dan wajib melakukan pemilahan. Masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan bisa dikenai tindak pidana ringan atau tipiring.
BACA JUGA: TPA Piyungan Dibuka Terbatas, Sampah Pariwisata Diprioritaskan
"Sepanjang 2023 sudah ada empat warga yang kena tipiring. Sejak gerakan zero sampah anorganik diterapkan. Termasuk warga yang buang sampah di jalan itu," kata Octo, Kamis (3/8/2023).
Menurutnya, jika warga kedapatan membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya pertama akan mendapatkan peringatan dari petugas. Jika kedapatan untuk kedua kalinya maka langsung dibawa ke kantor untuk dikenai tipiring.
"Ini di tingkat kemantren petugas bersama Sat Pol PP yang bko di wilayah juga bergerak melakukan pemantauan. Jika mendapati warga yang buang sembarangan, tentu dikenai tipiring," katanya.
Hanya saja menurut dia, sanksi tipiring yang diberlakukan itu belum memberikan efek jera kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Terbukti dengan ditutupnya TPA Piyungan dan meski sebagian depo sudah dibuka masyarakat masih membuang sampah sembarangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, lengkap dengan jam keberangkatan, lima pilihan tujuan, dan tarif Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.