ARSIP MENYAPA: Merawat Memori Kolektif Melalui Arsip
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Lomba short video pertanian./Istimewa
JOGJA—Sebuah kompetisi video pendek dapat diikuti oleh para konten kreator pada Agustus ini. Short Video Competition yang digelar oleh Yayasan Dayasos Citra Korporat dan Komunitas Terimakasih Indonesia ini didukung pula oleh PT PLN.
Yayasan Dayasos saat ini sedang fokus pada pelaksanaan program Community for Sustainability yang fokus di bidang pertanian.
Penanggung Jawab Program Yayasan Dayasos, Pranasik Faihaan menyebut bahwa Community for Sustainability itu selaras dengan upaya electrifying pertanian yang digagas PLN. "Kami dalam program ini melibatkan pelaku media komunitas+komunitas serta banyak petani muda," kata dia melalui rilis, Senin (14/8/2023).
Menurutnya, dengan pengembangan informasi teknologi di bidang pertanian ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi pemuda dalam dunia agrikultur.
Dijelaskan Pranasik, Short Video Competition sudah dibuka sejak 6 Agustus 2023 lalu. Peserta dapat mengunggah karyanya hingga 29 Agustus 2023 mendatang. Sementara soal durasi, lantaran merupakan video pendek maka karya yang dibuat harus berdurasi antara 30 hingga 60 detik saja. "Kami juga mewanti-wanti jangan ada kata-kata atau tayangan yang bernada kasar, menyinggung SARA atau pronografi, atau menyinggung pihak tertentu," tegas Pranasik.
BACA JUGA: Gaet Pegiat Media Komunitas dan Petani Muda, Dayasos dan Terimakasih Indonesia Gelar Pelatihan
Sementara pengumuman akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2023, di mana peserta dari seluruh Indonesia akan memperebutkan hadiah senilai jutaan rupiah.
Pranasik mengatakan, peserta diperbolehkan mengunggah karya di tiga platform media sosial, yakni Tiktok, Short Youtube, dan Reels Instagram. Dari setiap platform tersebut nantinya diambil 5 pemenang. "Jadi dari Tiktok ada lima pemenang, Youtube lima, dan Instagram juga lima. Total ada 15 pemenang nantinya," ucap Pranasik.
Adapun, tema Short Video Competition Pertanian tahun ini adalah Teknologi, Inovasi, dan Elektrifikasi Pertanian. Dengan tema itu, diharapkan video pendek yang dihasilkan sekaligus bisa menjadi media kampanye bagi masyarakat luas.
Pranasik menjelaskan, sebagai bangsa agraris, Indonesia memiliki potensi pertanian yang cukup melimpah. Hanya saja, saat ini tengah dihadapkan pada penurunan jumlah petani atau regenerasi dan perlunya peningkatan elektrifikasi pertanian.
Itulah sebabnya, melalui program ini, ditargetkan mampu membangkitkan minat masyarakat terhadap pertanian. Untuk informasi lebih lanjut terkait Short Video Competition Pertanian 2023, masyarakat dapat menghubungi kontak panita di nomor 0812 777 33 44 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.