Parkir QRIS di Bantul Belum Berjalan, Dishub Masih Siapkan Sistem
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Sejumlah warga saat mengikuti kegiatan mancing bareng di wilayah Kali Winongo Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen pada Minggu (20/8/2023). Harian Jogja/ Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Ratusan warga dan berbagai komunitas pemancing di wilayah Jogja menyerbu Kali Winongo Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen pada Minggu (20/8/2023) untuk mengikuti agenda mancing bareng.
Sejak pagi hari bantaran kali sudah dipenuhi oleh warga dengan peralatan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk ikut meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia dan mempererat solidaritas warga dan antar komunitas.
Arif Widodo warga setempat salah satunya. Sejak matahari menyingsing ia bersama sejumlah rekannya sudah bersiap menuju lokasi untuk segera menjajal aliran Kali Winongo tepatnya di bawah Jembatan Sudagaran itu.
"Umpannya pakai cacing saja, karena di sungai. Semoga bisa menang," kata Arif.
Penyelenggaraan lomba mancing bareng itu turut dimeriahkan oleh Aishah Gray mantan pembawa acara Mancing Mania dan Mata Pancing yang sempat kondang di televisi. Ini merupakan agenda terakhir setelah acara serupa juga digelar di empat kabupaten se DIY.
"Antusiasmenya luar biasa sekali. Di Jogja cukup banyak ya komunitas mancing dan semua kompak," katanya.
Menurut Aishah, Kali Winongo dipilih menjadi lokasi mancing bareng lantaran sulitnya mencari kolam ikan yang cukup representatif dan bisa menggelar kegiatan lomba mancing di Jogja. Pun acara ini digelar sekaligus untuk mengajak masyarakat mencintai sungai dan menjaga kelestariannya.
"Mancing kan sekarang bukan hanya sekedar hobi, banyak nilai dan sektor produktif lain yang bisa digenjot lewat kegiatan mancing. Pariwisata dan lingkungan contohnya. Kita juga sekaligus aksi bersih-bersih sungai selesai acara untuk mengajak warga peduli dengan ekosistem alam," katanya.
Sedikitnya 300 peserta hadir di acara itu. Sebelum dimulai panitia menyebarkan ikan jenis tawes ke Kali Winongo untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di daerah setempat. Peserta dengan tangkapan paling berat di akhir acara didapuk sebagai pemenang.
"Kita semua harus terus aktif menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.