SPMB Bantul 2026: Jalur Prestasi Khusus Sepi Peminat di Sejumlah SMP
SPMB Bantul 2026 menunjukkan fenomena berbeda. Sejumlah SMP kekurangan pendaftar jalur prestasi khusus, sementara sekolah lain kebanjiran peminat.
Sejumlah warga saat mengikuti kegiatan mancing bareng di wilayah Kali Winongo Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen pada Minggu (20/8/2023). Harian Jogja/ Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Ratusan warga dan berbagai komunitas pemancing di wilayah Jogja menyerbu Kali Winongo Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen pada Minggu (20/8/2023) untuk mengikuti agenda mancing bareng.
Sejak pagi hari bantaran kali sudah dipenuhi oleh warga dengan peralatan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk ikut meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia dan mempererat solidaritas warga dan antar komunitas.
Arif Widodo warga setempat salah satunya. Sejak matahari menyingsing ia bersama sejumlah rekannya sudah bersiap menuju lokasi untuk segera menjajal aliran Kali Winongo tepatnya di bawah Jembatan Sudagaran itu.
"Umpannya pakai cacing saja, karena di sungai. Semoga bisa menang," kata Arif.
Penyelenggaraan lomba mancing bareng itu turut dimeriahkan oleh Aishah Gray mantan pembawa acara Mancing Mania dan Mata Pancing yang sempat kondang di televisi. Ini merupakan agenda terakhir setelah acara serupa juga digelar di empat kabupaten se DIY.
"Antusiasmenya luar biasa sekali. Di Jogja cukup banyak ya komunitas mancing dan semua kompak," katanya.
Menurut Aishah, Kali Winongo dipilih menjadi lokasi mancing bareng lantaran sulitnya mencari kolam ikan yang cukup representatif dan bisa menggelar kegiatan lomba mancing di Jogja. Pun acara ini digelar sekaligus untuk mengajak masyarakat mencintai sungai dan menjaga kelestariannya.
"Mancing kan sekarang bukan hanya sekedar hobi, banyak nilai dan sektor produktif lain yang bisa digenjot lewat kegiatan mancing. Pariwisata dan lingkungan contohnya. Kita juga sekaligus aksi bersih-bersih sungai selesai acara untuk mengajak warga peduli dengan ekosistem alam," katanya.
Sedikitnya 300 peserta hadir di acara itu. Sebelum dimulai panitia menyebarkan ikan jenis tawes ke Kali Winongo untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di daerah setempat. Peserta dengan tangkapan paling berat di akhir acara didapuk sebagai pemenang.
"Kita semua harus terus aktif menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Bantul 2026 menunjukkan fenomena berbeda. Sejumlah SMP kekurangan pendaftar jalur prestasi khusus, sementara sekolah lain kebanjiran peminat.
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.