Cara Login WhatsApp Web dengan QR Code dan Nomor Telepon
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap gerai ritel modern Superindo di Jalan Menukan, Senin (28/3/2022). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman mengaku masih kekurangan ratusan personel dan pos di empat kapanewon di wilayahnya. Penambahan personel dan pos harus segera dilakukan agar penanganan kebakaran di Bumi Sembada bisa maksimal.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi (Ops) Bidang Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto mengatakan, saat ini di Sleman baru ada 2 pos damkar dan 41 personel. Padahal, idealnya, Sleman membutuhkan sebanyak 6 pos dan 180 personel damkar.
Adapun dua pos damkar di Sleman saat ini ada di kapanewon Godean dan Sleman. Sementara beberapa kapanewon lainnya, seperti Depok, Prambanan, Pakem dan Turi atau Pakem membutuhkan keberadaan pos damkar.
"Tujuannya, agar nantinya jika ada peristiwa kebakaran bisa langsung diatasi. Saat ini kan baru ada 2 pos dan 180 personel," kata Nawa, Rabu (23/8/2023).
BACA JUGA: Parpol Masih Diperbolehkan Mengganti Bacaleg
Dengan keterbatasan pos dan personel damkar, Nawa mengaku saat ini pihaknya lebih banyak mengimbau ke masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran yang dinilai tinggi pada musim kemarau saat ini.
Apalagi, Agustus hingga September adalah puncak kemarau, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana kebakaran, utamanya lahan. Nawa berharap masyarakat tidak tidak membuat api di dekat benda-benda yang mudah terbakar.
Nawa mengungkapkan, tahun ini jumlah kebakaran lahan di Sleman juga naik dibandingkan dengan tahun lalu, tercatat selama Januari hingga Agustus sudah ada 104 kejadian kebakaran lahan. Sedangkan 77 kejadian kebakara yang terjadi berupa kebakaran lahan.
"Untuk itu masyarakat juga perlu memperkuat pengawasan pembakaran sampah. Jangan sampai lalai dan menimbulkan kebakaran," harapnya.
BACA JUGA: Pemda DIY Didorong Lebih Inovatif dan Kreatif, Ini Alasannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Sejumlah konglomerat Indonesia berinvestasi di klub sepak bola, mulai dari Como 1907, Oxford United, US Lecce, hingga Persib Bandung.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp400 juta untuk pengerukan delapan alur sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Dosen UMY King Faisal menyoroti prosedur penggeledahan Hamalatul Qur’an dan meminta dugaan intimidasi terhadap santriwati diperiksa.
Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia, Bekasi, menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya saat menunggu bus di halte.
Pelatih kepala baru PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih a