Si SIGAP DPUPKP Kota Jogja Bikin Arsip Proyek Lebih Mudah Ditelusuri
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Pengerjaan konstruksi tol Jogja-Bawen, Selasa (9/5/2023)/Istimewa-Humas JJB.
Harianjogja.com, JOGJA—Diperkirakan akan menambah kepadatan, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY melakukan kajian soal dampak jalan Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Solo terhadap lalu lintas di DIY.
Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwipanti menyampaikan keberadaan exit Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Bawen di DIY akan mendorong semakin tingginya mobilitas penduduk di DIY.
“Mobilitas penduduk dari tahun ke tahun diprediksi meningkatkan bangkitan dan tarikan lalu lintas dan berdampak pada Kawasan Strategis di DIY,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (28/8/2023).
Sehingga untuk tetap mempertahankan tingkat pelayanan jalan di sekitarnya menurut Ni Made perlu dilakukan kajian manajemen dan rekayasa lalu lintas demi mewujudkan, mendukung, memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di DIY.
Baca juga: Segera Daftar! Pemkot Siapkan 2.000 Vaksin Rabies di 13 Klinik
“Terkait Manajemen Rekayasa Lalu Lintas [MRLL] exit Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Bawen yang ada di DIY khususnya di perkotaan sedang proses untuk studinya,” katanya.
Dalam kajian tersebut menurut Ni Made akan melakukan identifikasi, survei dan analisis lalu lintas pada daerah rencana exit Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Bawen yang berada di DIY untuk dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan terhadap lalu lintas jalan di sekitarnya.
Selain itu akan dilakukan pula kajian terkait prediksi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan jalan Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen pada 3 titik daerah sekitar rencana exit tol yakni SS Purwomartani, SS Banyurejo, dan SS Kulonprogo terhadap Kawasan Strategis DIY.
Kemudian dalam kajian tersebut menurut Ni Made akan disusun strategi dan rekomendasi penanganan yang diperlukan untuk mengakomodasikan perubahan yang terjadi akibat Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen pada 3 titik daerah sekitar rencana exit tol tersebut di atas melalui alternatif rekayasa dan manajemen lalu lintas dengan tetap menyelaraskan terhadap tata guna lahan dan sosial di sekitarnya.
“Studi ini juga bertujuan sebagai alat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar exit Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen di DIY,” katanya.
Dari kajian tersebut menurut Ni Made akan dihasilkan dokumen kajian dampak yang ditimbulkan akibat beroperasinya 3 titik exit Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen terhadap Kawasan Strategis serta rekomendasi manajemen rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Dalam waktu sekitar 3 bulan dari saat ini menurut Ni Made kajian tersebut akan rampung.
Sementara Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Rachmat Jesiman Putra menyampaikan proses pematokan Tol Solo-Jogja Seksi 3 telah berlangsung. “Ini masih proses pematokan. Belum selesai,” katanya.
Pematokan telah dilakukan sejak Senin (21/8/2023) dari Dusun Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Di dusun tersebut ada 127 bidang lahan milik warga terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 3.
Pematokan dilakukan untuk menentukan Right of Way (ROW) yang akan dipasang di kiri dan kanan ruas jalan tol yang akan digunakan untuk pengaman konstruksi. “Saat ini sudah masuk Kalurahan Banyuraden,” katanya. Berhubung masih terus berlangsung, Rachmat pun belum dapat memastikan waktu proses pematokan akan rampung. Proses pematokan tersebut menurutnya akan dilakukan di wilayah Sleman dan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Jadwal SIM Sleman 14 September 2026 tersedia di MPP dan Satpas. Simak lokasi, jam pelayanan, syarat, serta layanan SIM keliling.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 14 September 2026 tersedia mulai pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.