Disnakertrans DIY Gelar Edukasi Verifikasi Data Serikat Buruh
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY mendorong pemutakhiran data keanggotaan serikat pekerja secara berkala.
Paniradya Pati Keistimewaan, Aris Eko Nugroho, sedang menjelaskan penggunaan Danais di Lapangan Secang, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo pada Selasa (29/8/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo melalui Dana Keistimewaan (Danais) menyelenggarakan pagelaran wayang wisata istimewa di Lapangan Secang, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo, Selasa (29/8/2023). Pagelaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 11 tahun Undang-undang (UU) Keistimewaan DIY. Dalam acara tersebut, Dispar juga melibatkan sekitar 100 UMKM.
Paniradya Pati Kaistimewaan, Aris Eko Nugroho mengatakan bahwa bantuan keuangan khusus (BKK) Danais menjadi salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat. Pemberdayaan tersebut berhilir pada penurunan angka kemiskinan.
Menurut dia, pemilihan lokasi pagelaran wayang wisata istimewa yang berada di Kalurahan Sendangsari dan keterlibatan 100 UMKM merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat. "Kalurahan Sendangsari, Pengasih ini menjadi salah satu lokasi yang menjadi daerah sasaran penurunan angka kemiskinan," kata Aris, ditemui di Lapangan Secang, Selasa (29/8/2023).
Baca juga: Banyak BPR Bangkrut di Jawa dan Bali, LPS Selamatkan Simpanan Nasabah
Peringatan 11 tahun UU Keistimewaan DIY dirayakan dengan 1.064 acara dan kegiatan tertentu yang telah dimulai sejak tanggal 11 Agustus 2023 sampai 11 September 2023 di DIY. Aris mengaku peringatan UU tersebut yang biasanya digelar di Kota Jogja khusus pada tanggal 31 Agustus 2023, tahun ini justru dirayakan di Kabupaten.
"Dan kabupaten yang kami pilih adalah Kabupaten Kulonprogo. Karena ya ada salah satu kapanewon yang masuk daerah miskin yaitu Pengasih," katanya.
Rangkaian kegiatan di Lapangan Secang, Sendangsari, Pengasih akan berlangsung sampai tanggal 31 Agustus 2023. Hari kedua akan ada Ketoprak Pujangkoro Budaya "Ande-ande Lumut" lalu hari ketiga masih akan ada bermacam pertunjukan.
Lebih jauh, dia mengaku Kalurahan Sendangsari telah mendapat BKK Danais untuk penataan ruang, rintisan kalurahan mandiri budaya, pertanahan yang mengarah pada pengamanan talud untuk tanah Sultan Ground (SG), dan lumbung mataraman. "BKK Danaisnya lebih dari Rp1,5 miliar. Hilirnya ya penurunan angka kemiskinan," ucapnya.
Menurut Aris, Kalurahan Sendangsari mendapat apresiasi dari beberapa kementerian terkait artikulasi aktivitas keistimewaan. Kementerian yang dia maksud antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Sementara itu, Pj Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan bahwa rangkaian acara tiga hari di Lapangan Secang diharapkan memberikan kebahagiaan masyarakat Kulonprogo. "Semoga memberi keberkahan juga kepada Kulonprogo dalam upaya nguri-uri budaya lokal," kata Made. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY mendorong pemutakhiran data keanggotaan serikat pekerja secara berkala.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.