Dinkes Jogja Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus pada 2026
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
Hanum Salsabiela Rais. - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA–DPRD DIY memastikan dua anak kandung tokoh Amien Rais yaitu Hanum Salsabiela Rais dan Baihaqi Rais telah mengundurkan diri dari DPRD DIY. Keduanya merupakan anggota Fraksi PAN DPRD DIY.
Khusus untuk Hanum telah dilakukan pergantian antar waktu (PAW) bersamaan dengan PAW anggota Fraksi Nasdem Suparja yang meninggal dunia. Adapun untuk PAW Baihaqi masih menunggu keputusan dari Kemendagri.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi menyampaikan dua anggota PAW ditetapkan setelah Hanum Rais telah mengundurkan diri beberapa waktu lalu, dan Suparja meninggal dunia. Menurut Nuryadi, posisi Hanum digantikan oleh Mardiyono, sementara posisi Suparja digantikan Christina Ari Retnaningsih.
BACA JUGA : Kisah Novelis Hanum Rais, Anak Amien Rais
Menurut Nuryadi kedua anggota pengganti tersebut telah disiapkan oleh partai politiknya masing-masing untuk dapat menggantikan tugas dan kewenangan anggota DPRD DIY yang digantikan. Dengan penggantian anggota DPRD tersebut, Nuryadi berharap kinerja DPRD DIY dapat meningkat di sisa masa jabatan.
“Harapannya melengkapi kita, menyempurnakan kita, sehingga kekompakan ini menjadikan lembaga ini solid dan bisa menangkap aspirasi dari masyarakat manapun,” katanya di DPRD DIY, Kamis (31/8/2023).
Sementara anggota DPRD DIY lainnya, ada Baihaqy Rais yang juga mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD DIY dan Suharwanta yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Keduanya sama-sama dari Fraksi PAN. Proses PAW bagi keduanya saat ini masih menunggu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
BACA JUGA : Hanum Rais Menyeberang ke Partai Ummat
“Harwanta meninggal dunia, Baihaqy mengundurkan diri,” katanya.
Setelah proses dari Kemendagri rampung, maka PAW keduanya akan segera dilangsungkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.