Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan saat meninjau pelatihan barista di LPP Garden, Senin (4/9/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) membuat terobosan dengan memfasilitasi pelatihan kerja sebagai barista kepada anak-anak muda DIY yang belum memiliki pekerjaan. Melalui program itu harapannya ekonomi mereka meningkat dan meminimalisasi terjadinya gangguan kamtibmas.
Pelatihan barista yang dipusatkan di LPP Garden ini dimulai Senin (4/9/2023) dengan ditinjau langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan. Dalam kegiatan tersebut, Polda DIY menggandeng Instiper dan Aroem Kopi untuk melatih 20 anak muda cara meracik kopi secara profesional.
BACA JUGA: Cegah Klitih, Polda DIY Sebar Personel di Seluruh Wilayah
"Kegiatan ini merupakan usulan dari Biro SDM dengan memfasilitasi anak muda di Jogja untuk menjadi barista. Setelah dilatih, mereka diupayakan untuk bisa tersalur bekerja di kafe di Jogja, ini kan baik, maka kami mendukung," kata Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Senin (4/9/2023).
Suwondo berharap melalui pelatihan ini pada pemuda tersebut ke depan bisa menekuni sebagai barista dan bekerja sesuai bidangnya. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Ia meyakini program itu sejalan dengan upaya menjaga kamtibmas di wilayah DIY. Karena tidak sedikit kasus kriminal dengan latar belakang ekonomi terjadi di DIY.
"Kami berharap adik-adik ini bisa berkontribusi membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Karena indikator ketika ekonomi meningkat maka keamanan bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Kepala Biro SDM Polda DIY Kombes Pol Nanang Djunaedi mengatakan pelatihan barista dipilih karena Jogja memiliki potensi tinggi terkait pekerjaan tersebut mengingat banyaknya kafe. Para pemuda tersebut dilatih sebagai barista hingga mahir, mulai dari mengoperasikan alat hingga meracik kopi dengan aroma dan rupa yang menarik. Ia memastikan para peserta akan terus didampingi dengan harapan mendapatkan pekerjaan.
BACA JUGA : Kejahatan Siber Paling Banyak Ditangani Polda DIY
"Kami akan upayakan mereka bisa bekerja seperti di kedai kopi yang saat ini banyak di Jogja. Harapannya ini bisa menjadi pintu untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan," katanya.
Nanang tidak menampik bahwa ke depan akan ada pelatihan serupa untuk batch berikutnya dengan konsep yang lebih menarik serta inovatif. "Saat ini pelatihan memang digelar lima hari, tetapi pendampingan dan monitoring kami lakukan, tidak dilepas begitu saja setelah pelatihan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.