Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Ilustrasi beras impor - ist/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Harga beras terpantau masih tinggi. DPRD DIY menyarankan agar Pemda DIY menyiapkan langkah jangka pendek hingga panjang untuk mengantisipasi kenaikan harga beras di masa mendatang.
Ketua Komisi B DPRD DIY Andriana Wulandari mengatakan berdasarkan pemantauan yang tlah ia lakukan di sejumlah pasar harga beras tergolong masih tinggi pada Kamis (14/9/2023). Menurutnya beras kualitas medium naik sekitar Rp50 sampai Rp100 per kilogram dari harga dua hari lalu. Tercatat, September 2023 harga beras medium sekitar Rp11.000 per kilogram. Beras dengan kualitas yang sama, harganya sudah mencapai Rp13.500 per kilogram.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Gelar Pasar Murah di 17 Kapanewon, Beras Dijual Dibawah Rp10.000 Per Kg
“Sangat mungkin harga ini berbeda pada tiap pasar dan harganya masih berpotensi naik lagi. Tentu hal ini menjadi beban masyarakat,” kata politikus PDIP ini dalam keterangan tertulisnya, Kamis.
Meskipun harga naik, namun stok masih aman sehingga tidak perlu ada kepanikan. Ia berharap harga beras ini segera normal agar tidak menjadi beban baru bagi masyarakat. “Karena ini masuk tahun politik, kenaikan harga ini juga sangat mungkin akan dipolitisasi, padahal ini disebabkan oleh banyak sebab termasuk dampak el nino dan juga kebijakan berbagai negara yang selama ini jadi eksportir membatasi untuk cadangan pangan domestiknya,” katanya.
Ia mengusulkan ada beberapa langkah, dalam jangka pendek, Pemda DIY bersama kabupaten dan kota melakukan operasi pasar dengan sasaran yang teridentifikasi sehingga tepat sasaran. Hal ini untuk melengkapi program bansos pemerintah pusat berupa subsidi beras pada keluarga kurang mampu.
“Dalam jangka menengah, penguatan kapasitas produksi padi oleh petani DIY perlu ditingkatkan. Perbaikan infrastruktur pertanian menjadi prioritas. Selain itu, stimulus dan edukasi pupuk ramah lingkungan sangat penting karena komponen biaya pertanian yang cukup tinggi selain upah tenaga kerja juga biaya pupuk,” ujarnya.
BACA JUGA : Pemkab Kulonprogo Segera Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga Beras
Adapun dalam jangka panjang, program kemandirian pangan diwujudkan secara berkelanjutan. Pendekatan budaya, seperti pengembangan Lumbung Mataraman menjadi salah satu model untuk kemandirian pangan. “Perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi yang memiliki inovasi pertanian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.