Misteri Api di Sleman Belum Terungkap, Sudah Muncul 87 Kali
Fenomena api misterius di Seyegan Sleman sudah muncul 87 kali dalam 12 hari. Api membakar perabot hingga mulai merembet ke area lain.
Ilustrasi warga mengantri mengambil dana Program Keluarga Harapan (PKH)./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menggelar peringatan 15 tahun Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan ini juga jadi momen graduasi sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang keluar dari program PKH lantaran dinilai telah sejahtera.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir dalam momen peringatan tersebut berharap PKH dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. KPM yang mendapatkan bantuan stimulus dari PKH kata Kustini kedepannya diharapkan dapat mandiri secara ekonomi dan semakin sejahtera. Muaranya, mereka bisa graduasi atau keluar dari penerima bantuan secara mandiri.
"Pagi ini ada enam orang yang lulus dari PKH. Ini ada yang usaha jualan Martabak, ternak ayam, laundry, jualan sayur, dan lainnya. Saya harap ini bisa menjadi inspirasi bagi penerima manfaat PKH lainnya untuk lebih gigih lagi agar bisa mandiri secara ekonomi," terang Kustini di kompleks Candi Banyunibo, Prambanan, Minggu (24/9/2023).
BACA JUGA: 10.200 Penerima Bansos di Gunungkidul Dibekukan Pusat
Selain kelulusan enam KPM yang keluar dari daftar PKH, berbagai kegiatan diadakan pada peringatan 15 tahun PKH. Beberapa di antaranya yakni agenda senam bersama, bazar UMKM, hingga pembagian 200 bibit pohon.
Panewu Prambanan, Siti Wahyu Purwaningsih menceritakan program PKH mulai masuk di Kapanewon Prambanan sejak 2008. Kala itu jumlah penerima manfaat sejumlah 364 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Namun kini bahwa jumlah penerima manfaat meningkat. Hingga pada September 2023 ini ada sejumlah 2941 KPM di Kapanewon Prambanan. "Adapun jumlah KPM yang dianggap sudah meningkat ekonominya dan dianggap mampu ada sebanyak 155 KPM," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api misterius di Seyegan Sleman sudah muncul 87 kali dalam 12 hari. Api membakar perabot hingga mulai merembet ke area lain.
Timnas Indonesia unggul 1-0 atas Mozambik di babak pertama laga FIFA lewat gol Ole Romeny setelah dominasi sejak awal laga.
Chatib Basri membantah ditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo, tegaskan pertemuan hanya bahas ekonomi.
Pembayaran pajak Sleman kini bisa dilakukan secara digital melalui BYOND by BSI, lebih cepat, praktis, dan transparan.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menorehkan catatan positif dengan maraih dua prestasi sekaligus dalam pembangunan nasional.
KPK menahan Bupati Muara Enim Edison dalam kasus suap 2025-2026. Empat tersangka ditahan usai OTT di Jakarta dan Sumsel.