Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Anak-anak bermain di Taman Denggung, Dusun Denggung, Desa Tridadi, Sleman, Minggu (2/12/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempercepat proses revitalisasi Taman Denggung. Jika semula, revitalisasi proyek senilai Rp5 miliar itu ditarget selesai pada Desember 2023, maka kini pengerjaan dipercepat dan ditargetkan selesai pada akhir November 2023.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristyani mengatakan berdasarkan rapat terakhir yang digelar pihaknya, disepakati jika revitalisasi Taman Denggung dipercepat dan ditargetkan selesai pada akhir November 2023.
"Untuk saat ini proses telah berjalan dan mencapai 3,308 persen. Pembersihan lokasi telah dilakukan, baik penebangan pohon dan pembongkaran kansteen serta trotoar. Kami harapkan selesai pengerjaan pada akhir November 2023," katanya, Kamis (28/9/2023).
Diungkapkan Epiphana, revitalisasi Taman Denggung nantinya tidak hanya mencakup mempercantik kawasan patung Raden Ronggo Prawirodirjo, akan tetapi juga taman anak dan pembatas jalan. Diharapkan dengan adanya revitalisasi, kawasan tersebut lebih cantik, lebih ramah anak dan tidak gelap lagi.
Untuk taman bermain anak di kawasan Denggung Sleman saat ini banyak yang rusak, mengaku akan diperbaiki. Selain itu fasilitas bermain pun akan dilengkapi. Agar kawasan itu menjadi ramah anak.
"Yang jelas lebih cantik, lebih ramah anak untuk taman anaknya, dan untuk defider (pembatas jalan) lebih berwarna serta lebih asri. Nantinya kami harapkan kawasan itu tidak gelap lagi," lanjut Epi.
Lebih lanjut Epi menyebut, revitalisasi Taman Denggung adalah hal yang penting. Sebab, kawasan tersebut adalah wajah depan Kabupaten Sleman. Sehingga harus bisa menunjukkan ciri khas tersendiri.
"Harus bisa memberi gambaran oh ini Sleman," lanjutnya.
BACA JUGA: Jaga Pasokan Air Pertanian & Perikanan, Pemkab Sleman Kucurkan Rp8,8 Miliar
Sementara terkait dengan pemotongan pohon di defider (pembatas jalan), Epi menyatakan hal itu sengaja dilakukan. Sebab, ada beberapa pohon yang berdiri di defider di kawasan depan Sleman City Hall itu beracun. Pohon itu akan diganti asam Jawa. Sedangkan bunga di kawasan patung Raden Ronggo Prawirodirjo diganti bunga tabebuya guna menunjang keindahan.
"Tujuannya agar kawasan itu semakin cantik," ucapnya.
Selain Taman Denggung, DLH Sleman juga telah membangun RTH lainnya, yakni masiih di Kalurahan Tridadi, tepatnya di barat kantor Dinas Perhubungan Sleman.
Lokasi tersebut dulunya hanya lahan kosong yang kumuh. Saat ini, di situ sudah menjadi taman.
"Harapannya itu dapat menjadi ruang terbuka hijau. Nanti kalau sudah beberapa waktu kemudian, akan coba kita tanami tanaman sehingga akan menambah ruang terbuka hijau,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.