China Borong Rempah RI, Kapulaga Tembus 3.600 Ton
Ekspor kapulaga Indonesia ke China tembus 3.604 ton senilai Rp319 miliar. Permintaan rempah RI terus meningkat di 2026.
Ilustrasi industri UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Meningkatkan upaya mendorong pertumbuhan produksi kerajinan di sentra-sentra industri kreatif Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, memberdayakan peran koperasi binaannya.
Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Selasa, mengatakan, saat ini sentra-sentra industri dan sentra UKM di Bantul harus didorong tumbuh yang sebanyak-banyaknya, karena itu merupakan ekosistem ekonomi kreatif.
"Jadi ketika sentra industri itu ekosistem ekonomi, maka di situ harus ada yang berusaha atau juragan yang menyediakan bahan baku, jadi kalau bisa bahan baku harus ada di situ, dan siapa yang bisa menyiapkan, kami punya binaan koperasi," katanya, Selasa (3/10/2023).
Dengan melibatkan fungsi koperasi binaan pemerintah dalam menyiapkan bahan baku, maka setidaknya produksi kerajinan di sentra-sentra industri kreatif terus berlanjut, apalagi saat ini diakui ada sentra sentra kerajinan yang kesulitan mendapat bahan baku.
"Misalnya gerabah Kasongan itu semakin kesulitan bahan baku tanah liat, dulu ketika di Selarong bisa digunakan sekarang tidak bisa, dulu bisa ambil tanah liat dekat di Godean, sekarang sudah tidak bisa, artinya bahan baku makin sulit, dan semakin mahal," katanya.
BACA JUGA: Dorong ASN Pindah ke IKN, Jokowi: Ada yang Senang dan Ada yang Tidak
Oleh karena itu, kata dia, kalau kemudian ekosistem hulu dan hilirnya dalam arti mulai dari bahan baku hingga produksi di sentra kerajinan saling mendukung, tentu semakin mendorong pertumbuhan sentra-sentra dan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.
Selain dari pemerintah, kata dia, bisa juga kolaborasi dengan badan usaha milik kelurahan (BUMKal) yang terdapat di kalurahan di Bantul, terlebih saat ini belum banyak BUMKal yang kemudian andil di tengah tengah sentra industri.
Dia mengatakan seperti misalnya industri jamu di Desa Wisata Canden, pihaknya sudah berkomunikasi dengan lurah atau kepala desa, agar tanah kas desa yang dikelola BUMKal bisa ditanami bahan baku untuk produksi jamu, namun belum mendapat respons.
"Kemudian juga desa lainnya, kalau itu bisa berjalan, tentu sangat bagus, artinya nanti akan tercukupi bahan baku bahan baku, hanya saja ini memang ada binaan dari OPD [organisasi perangkat daerah] lain, seperti Dinas Pertanian dan sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekspor kapulaga Indonesia ke China tembus 3.604 ton senilai Rp319 miliar. Permintaan rempah RI terus meningkat di 2026.
Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM India Narendra Modi atas kontribusinya memperkuat hubungan kedua negara.
Bakom menyebut buku Presiden Solusi menjadi rekap sementara implementasi janji kampanye Presiden Prabowo dan akan terus diperbarui.
Sebanyak 1.500 buruh akan demo di Kemenkeu pada 9 Juli 2026 menuntut pajak pencairan JHT menjadi 0% beserta tiga tuntutan perpajakan lainnya.
Granat tangan aktif ditemukan saat pembangunan toilet di Wisata Karstubing Bantul. Tim Gegana Polda DIY memusnahkannya melalui dua kali disposal.
Gemini AI tidak selalu bisa mentranskrip rekaman suara secara langsung. Ketahui penyebabnya dan beberapa solusi praktis yang dapat dicoba