Sampah Kota Jogja Ditargetkan Tuntas di 2027, Teknologi PSEL Piyungan Jadi Harapan
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Warga Padukuhan Sremo Tengah, Rubiyo, sedang menunjukkan nisan-nisan bekas makam yang muncul akibat surutnya air di Waduk Sermo, Rabu (4/10/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sepetak lahan bekas makam terlihat di tengah Waduk Sermo setelah air di waduk tersebut surut hampir delapan meter. Dari kejauhan tampak beberapa nisan dan bekas rumahan nisan yang telah hancur meski masih ada yang utuh.
Warga Padukuhan Sremo Tengah, Rubiyo mengatakan bahwa kemunculan makam tersebut terjadi sejak Juli 2023. Munculnya makam terjadi secara perlahan seiring surutnya air waduk.
“Kalau hujan kuat [deras], air bisa sampai gazebo [sekitar 213 meter dari ujung makam]. Nama makamnya Jambu Mangli,” kata Rubiyo ditemui di warungnya, Rabu (4/10/2023).
Rubiyo menambahkan lahan yang muncul akibat surutnya air dapat mengakomodasi 150 tenda kapasitas empat orang. Namun, jika hujan deras dan debit air bertambah, lahan yang ada hanya mampu diisi lima belas tenda.
BACA JUGA: FKY 2023 Akan Dibuka di Waduk Sermo, Ketahanan Pangan Jadi Tema Utama
Pria yang juga bendahara wisata Taman Gudang tersebut mengaku mayoritas warga Sermo Tengah sudah menggunakan PDAM untuk kebutuhan sehari-hari. Jarang yang menggunakan sumur tanah. Pasalnya untuk mendapat air, seseorang perlu menggali sumur tanah sedalam kurang lebih 20 meter.

Pengambilan Data Instrumentasi Kantor Jaga Bendungan Sermo, Sayib, mengatakan bahwa air Waduk Sermo digunakan utamanya untuk irigasi dan air minum. Namun saat ini air yang ada surut 7,81 meter.
“Akibat kemarau, sekarang itu elevasi muka air waduk 129.23 mdpl atau 11.610.180 meter kubik. Itu posisi pintu air terbuka dengan kapasitas 300 liter per detik. Jadi surutanya sudah 7,83 meter,” kata Sayib.
Sayib mengaku pembukaan pintu air waduk sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Kamis (5/10/2023), pintu tersebut akan ditutup. Terangnya, pembukaan pintu air dilakukan untuk kebutuhan pertanian jagung di Daerah Irigasi (DI) Pekik Jamal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 1,03 juta orang pada Mei 2026. MagangHub dinilai belum efektif dan perlu dibenahi.
Simak diskon tiket Nataru 2026/2027, mulai kereta api 30%, kapal PELNI 30%, PPN pesawat ditanggung pemerintah, hingga stimulus ASDP.
Bea Cukai mencatat 127 penindakan ekspor emas ilegal senilai Rp1,02 triliun. Bersama Polri dan ESDM, pemerintah memburu korporasi di balik jaringan tersebut.