BI Siapkan Data QRIS untuk Penilaian Kredit UMKM
BI berencana memanfaatkan data transaksi QRIS sebagai acuan penilaian kredit UMKM. Pengguna QRIS mencapai 70,6 juta hingga kuartal III 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul, menyebut anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah disetujui sebesar Rp37,8 miliar oleh pemerintah kabupaten setempat.
Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani di Gunungkidul, mengatakan bahwa berdasarkan rapat koordinasi pihaknya bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) berserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Gunungkidul sudah disepakati bersama besaran anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp37,8 miliar.
"Saat ini tinggal penandatangan berita acara tahapan pencairan anggaran Pilkada 2024, yakni 40 persen pada tahun 2023 dan 60 persen pada tahun 2024," kata Ahmadi Ruslan Hani, Rabu (11/10/2023)
Ahmadi mengatakan bahwa rancangan awal kebutuhan anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp56 miliar. Setelah rapat koordinasi dengan TAPD beberapa kali, anggaran yang awalnya Rp56 miliar menjadi Rp37,8 miliar.
Dijelaskan pula bahwa anggaran yang dipangkas, yakni kegiatan rapat koordinasi, bimbingan teknis, dan pengurangan tempat pemungutan suara.
"Frekuensi rapat dan bimbingan teknis dikurangi. Kami juga mengurangi jumlah TPS, dari 1.900 TPS menjadi 1.400 TPS atau dikurangi 500 TPS," katanya.
BACA JUGA: KPU dan 17 Partai Politik Membahas Pendaftaran Capres dan Cawapres Besok
Ahmadi menyebutkan jumlah pemilih di setiap TPS pada Pilkada 2024 sebanyak 500 sampai 600 pemilih.
"Kami optimalkan jumlah pemilih di setiap TPS," katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Andang Nugraha mengatakan bahwa berdasarkan pembahasan antara Bawaslu dan Pemkab Gunungkidul, anggaran pengawasan Pilkada 2024 pada kisaran Rp9,4 miliar dari anggaran yang diusulkan Rp18 miliar.
"Hasil komunikasi dengan pemkab, anggaran pengawasan Pilkada 2024 sebesar Rp9,4 miliar. Saat ini masih dalam pembahasan di internal Pemkab Gunungkidul," kata Andang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BI berencana memanfaatkan data transaksi QRIS sebagai acuan penilaian kredit UMKM. Pengguna QRIS mencapai 70,6 juta hingga kuartal III 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Dinkominfo Kabupaten Pekalongan studi banding ke Bantul untuk mempelajari Satu Data Indonesia, statistik sektoral, geospasial, dan keamanan informasi.