Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Wisata kano di sungai Winongo./ ANTARA - Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Destiansi wisata di Bantul seolah tidak pernah ada habisnya. Selalu ada wisata baru yang menarik perhatian di Bumi Projotaansari. Kali ini, aliran Sungai Winongo Kecil yang berada di pinggir sepanjang Jalan Samas dimanfaatkan oleh warga setempat sebagai destinasi wisata kano.
"Kami sudah mengikuti pelatihan yang diadakan Dinas Pariwisata, kemudian kami beserta warga ini berkeinginan untuk mendirikan sebuah desa wisata yang kita beri nama desa wisata Banyu Adji," kata Ketua pengelola Desa Wisata Banjoe Adji Sudiman di Bantul, Kamis (12/10/2023)
Menurut dia, desa wisata Banjoe Adji telah diluncurkan pada akhir Agustus 2023, dan sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Lurah Srigading, sehingga pengelolaan dan operasional prosedur sudah mendapatkan persetujuan dari desa setempat.
"Kalau untuk anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) sudah ada, dan aturan-aturan internal, kemudian visi misi, profil desa wisata semua sudah disiapkan, dan kita baru proses mendapatkan pengakuan atau pengesahan dari Dinpar Bantul," katanya.
Menurut dia, desa wisata Banjoe Adji menawarkan permainan kano menyusuri sungai Winongo Kecil bagi wisatawan yang berkunjung, dengan tarif sekali perjalanan sebesar Rp10 ribu per orang, dengan durasi waktu kurang lebih 10 menit.
"Untuk tarif wisata kano sementara baru promo hanya Rp10 ribu per orang, satu kano bisa untuk satu orang, atau dua orang. Menyusuri sungai dari Dam Samas ini sampai Jembatan Abang, kurang lebih satu kilometer. Ini sungai Winongo Kecil yang tidak surut meski musim kemarau," katanya.
Dia mengatakan, untuk sementara ini operasional wisata kano di Sungai Winongo Kecil dibuka pada libur akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, dengan perahu kano yang disiapkan sebanyak tujuh kano, yang didanai dari Dana Keistimewaan (Danais) Pemda DIY.
"Kami karena keterbatasan sementara ini hanya buka Sabtu Minggu, pengunjungnya sekitar 30an per hari. Yang datang kebanyakan dari sekitaran Bantul, kemudian sebagian dari luar daerah seperti dari Magelang Jawa Tengah juga ada," katanya.
BACA JUGA: Target PAD Sektor Wisata Bantul Baru Mencapai 33 Persen
Terkait standar keamanan, kata dia, pengelola sudah membuat SOP (standar operasional prosedur) untuk keselamatan, sehingga wisatawan mau tidak mau kalau naik perahu kano harus pakai helm, jaket pelampung, dan tidak boleh ugal-ugalan berdiri di atas kano.
"Kalau tidak berdiri, kano ini aman tidak akan terbalik. Kedalaman 2,5 sampai tiga meter. Kami sudah kerjasama dengan tim SAR, sehingga kalau banyak pengunjung kami koordinasi dengan tim SAR. Kebetulan salah satu pengurus kami juga sebagai anggota SAR," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.
Uji coba pedestrian Malioboro digelar Oktober-November 2026. Kendaraan dibatasi pukul 10.00-23.00 WIB, tamu hotel tetap dapat akses khusus.