Pemda DIY Menggencarkan Operasi Pasar untuk Menekan Harga Beras

Yosef Leon
Yosef Leon Jum'at, 13 Oktober 2023 14:07 WIB
Pemda DIY Menggencarkan Operasi Pasar untuk Menekan Harga Beras

Pedagang beras di Pasar Beringharjo ./Harian Jogja-Stefani Yulindriani

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY berencana menggencarkan operasi pasar beras untuk menstabilkan harga komoditas itu yang tak kunjung turun di pasaran.

Operasi pasar beras akan digelar sampai dengan akhir tahun nanti di empat pasar tradisional meliputi Pasar Demangan, Beringharjo, Kranggan, dan Prawirotaman.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah DIY Yuna Pancawati menjelaskan harga jual beras per kilogram (kg) di wilayahnya masih tergolong tinggi. Berdasarkan pantauan terakhir rata-rata beras dijual seharga Rp13.600-Rp15.100 per kilogram (kg). Untuk menekan harga dan mengendalikan inflasi pihaknya menyiapkan 259 ton beras yang siap disalurkan.

BACA JUGA: PSIM Kontra Nusantara United FC, Suporter Laskar Mataram Dilarang Nonton

"Targetnya sampai dengan akhir tahun bisa selesai. Jadi masih ada 10 kali operasi pasar lagi dengan total 259 ton beras," kata Yuna, Jumat (13/10/2023).

Tidak hanya menyasar Kota Jogja saja, gelaran operasi pasar pengendalian harga beras juga dilaksanakan di empat kabupaten lain. Masing-masing wilayah akan mendapatkan pasokan beras murah sebanyak 21 ton. Tak hanya itu, dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY juga terlibat dengan menggelontorkan sembilan ton beras sebanyak 20 kali di sejumlah wilayah.

"Dari Bulog juga ikut membantu. Jadi sudah banyak upaya yang kita lakukan untuk stabilisasi harga beras di pasaran. Karena memang ini terjadi di hampir semua wilayah akibat kemarau panjang dan kenaikan harga gabah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online