Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Pedagang tengah menunggu pembeli di Pasar Bantul, Selasa (9/5/2023). Harga jual cabai di pasar tradisional anjlok setelah Lebaran di angka Rp20.000-Rp30.000 per kg/Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—Harga cabai di sejumlah pasar di Sleman dalam dua pekan terakhir cenderung stabil.
Harga rata-rata cabai rawit merah pada Minggu (15/10/2023) mencapai Rp41.000 per kilogram, cabai keriting merah Rp32.750 per kilogram, cabai merah besar Rp43.286 per kilogram dan cabai rawit hijau Rp39.375 per kilogram.
Untuk cabai merah besar harga tertinggi ada di Pasar Sleman dengan Rp50.000 per kilogram, sedangkan terendah di Pasar Prambanan dengan Rp40.000 per kilogram. Sementara harga cabai rawit merah tertinggi ada di Pasar Tempel dengan Rp45.000 per kilogram dan terendah di Pasar Prambanan dengan Rp38.000 per kilogram.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Kurnia Astuti mengatakan, harga cabai di sejumlah pasar di Bumi Sembada relatif stabil dalam dua pekan terakhir. Meski saat ini musim kemarau panjang, namun hal itu tidak berdampak kepada produktivitas dan pasokan cabai di sejumlah pasar di Kabupaten Sleman.
"Begitu juga dengan sayuran, tidak banyak berpengaruh. Ini yang membuat harga cenderung stabil. Jikapun ada kenaikan tidak signifikan," kata Kurnia, Minggu (15/10/2023).
BACA JUGA: Harga Pangan Hari Ini (10/10/2023): Cabai, Bawang, Telur hingga Gula Naik
Kondisi ini akan sangat berbeda saat memasuki bulan Desember. Menurut Kurnia, mulai turunnya hujan pada Desember 2023 akan berdampak kepada kualitas dari sayuran dan cabai.
"Memasuki November juga akan tetap stabil dari segi harga. Pada Desember ini yang mungkin akan berpengaruh kepada produktivitas dan kualitas dari cabai dan sayuran. Sebab, sudah memasuki musim penghujan," ucapnya.
Di sisi lain, Disperindag Kabupaten Sleman telah menggelar pasar murah di 17 kapanewon di wilayahnya pada Senin (25/9/2023) hingga Jumat (6/10/2023) lalu. Tidak hanya beras, ada gula, minyak goreng, terigu, telur, daging ayam dan masih banyak lainnya yang dijual murah pada kegiatan tersebut.
Meski demikian, diakui oleh Kurnia, kegiatan itu tidak langsung berdampak signifikan terhadap penurunan harga. Sebab, harga sejumlah kebutuhan pokok saat ini masih cukup tinggi di pasaran. Untuk beras IR 1, per Minggu (15/10/2023) dijual Rp14.062 per kilogram dan IR II dijual Rp13.000 per kilogram.
"Dari awal kami memang berharap kegiatan itu bisa menurunkan harga. Meskipun hanya turun Rp100 sampai Rp200 per kilogramnya," ucap Kurnia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.