Kecelakaan di Sleman Naik 9 Persen pada Semester I 2026
Jumlah kecelakaan lalu lintas di Sleman naik 9 persen pada semester I 2026 menjadi 1.454 kasus. Polisi menyebut mobilitas masyarakat dan pelanggaran lalu lintas
Suasana Terminal Kenteng, Nanggulan./Istimewa-Dishub Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo melalui UPT Terminal Tipe C terus melakukan pemeliharaan terminal yang ada di Kulonprogo.
Sayangnya, keterbatasan anggaran membuat membuat Dishub tak bisa maksimal dalam melakukan pemeliharaan. Pemeliharaan terminal sejauh ini hanya dapat dilakukan oleh Dishub Kulonprogo untuk satu terminal dalam setahun.
Kepala UPT Terminal Tipe C Kulonprogo, Edi Suyanto mengatakan bahwa pemeliharaan terminal tipe C di Kulonprogo terus dilakukan. Dalam satu tahun, pemeliharaan hanya dapat dilakukan untuk satu terminal. Sementara jumlah terminal tipe C di Kulonprogo ada empat yaitu Terminal Brosot, Ngeplang, Kenteng, dan Jagalan.
Terminal Kenteng menjadi terminal paling luas dengan 1.500 meter persegi, Brosot 750 meter persegi, sementara dua sisanya 1.000 meter persegi. “pemeliharaan dilakukan kami [UPT] pakai dana APBD. Tapi memang gantian untuk pemeliharaan begitu. Anggarannya terbatas. Tahun ini, pemeliharaan kami lakukan di Terminal Kenteng dengan anggaran Rp20 juta,” kata Edi, Senin (16/10/2023).
BACA JUGA: Mal Pelayanan Publik di Terminal Dhaksinarga Wonosari Bakal Jadi Percontohan
Edi menambahkan pemeliharaan di Terminal Kenteng menyasar ruang tunggu bus. Pasalnya bagian atap ruang tunggu tersebut bocor. Dia mengaku rata-rata per hari ada empat bus yang transit di setiap terminal tersebut. Tidak semua terminal menjadi titik transit bus yang sama.
“Selama ini ada angkutan perdesaan, AKDP [antarkota dalam provinsi], dan AKAP [antarkota antarprovinsi]. Khusus yang di Terminal Jagalan karena melayani pasar jadi cuma angkutan perdesaan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kulonprogo, Sarkawi, membenarkan bahwa anggaran pemeliharaan terminal tipe C di Kulonprogo terbatas. “[Anggaran] semua program dikurangi semua. Semua kegiatan dilakukan efisiensi. Ya bagaimana, soalnya aspirasi Dewan saja tidak ada,” kata Sarkawi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah kecelakaan lalu lintas di Sleman naik 9 persen pada semester I 2026 menjadi 1.454 kasus. Polisi menyebut mobilitas masyarakat dan pelanggaran lalu lintas
Satpol PP Bantul dan Bea Cukai Yogyakarta menyita 9.632 batang rokok ilegal di Pajangan. Ini fakta, modus, dan ancaman hukumnya.
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Kabar duka datang dari politik nasional. Rachmat Gobel wafat mendadak dan dimakamkan di TMP Kalibata. Ini profil, kronologi, dan kesaksian kolega.
Prediksi Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026. Head to head, susunan pemain, kekuatan tim, dan prediksi skor lengkap.
Arus lalu lintas di Bantul masih ramai di akhir libur sekolah namun tetap lancar. Dishub mengimbau pengendara patuhi aturan dan perhatikan keselamatan.