Ganjar Pranowo Gembleng Kader PDIP Jogja, Tekankan Pentingnya Mendengarkan Suara Gen Z
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.
Suasana Festival Musik Prasama Amerta yang digelar oleh BEM KM UGM pada Sabtu (22/10/2023) di Lapangan Pancasila UGM./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM menggelar Festival Musik Prasama Amerta.
Memberi ruang bagi para musikus dari kalangan mahasiswa, musikus lokal maupun nasional, Festival Musik Prasama Amerta disambut riuh para penonton.
Festival Musik Prasama Amerta adalah salah satu rangkaian kegiatan dari Festival Gadjah Mada (FGM) yang tahun ini mengangkat tema Bimantara Catha Rubeda.
Head of Project Festival Gadjah Mada 2023, Ari Qoirul Setyawan menerangkan FGM merupakan program yang diprakarsai oleh Kementerian Pengembangan Inovasi dan Karya, BEM KM UGM. "Festival Musik Prasama Amerta dibagi ke dalam beberapa segmentasi. Pertama, ada segmentasi kolaborasi space yang berisi penampilan kolaborasi dari mahasiswa, UKM dan sebagainya," kata Ari di Lapangan Pancasila UGM, Sabtu (21/10/2023) .
Segmen kolaborasi space menjadi wadah para mahasiswa UGM yang memiliki bakat di bidang seni musik untuk unjuk kebolehan. Beberapa mahasiwa yang tampil di antaranya, dua penyanyi solo yakni Maidira dan Karin hingga grup band Formasi.
BACA JUGA: Forum Zakat Nasional Gelar Zakat Goes to Campus di UGM
Sementara segmen kedua bertajuk euforia space. Pada segmentasi ini diisi para musisi ternama seperti Olski, Gangga, Payung Teduh hingga Last Child.
Tak hanya menampilkan musikus berbakat, FGM juga memberi ruang berbagai stan kuliner tradisional maupun modern pada Festival Musik Prasama Amerta. Selain itu booth permainan tradisional juga ikut memeriahkan Festival Musik Prasama Amerta. Sejumlah permainan tradisional seperti congklak hingga egrang dihadirkan dalam festival. "Festival Gadjah Mada ini merupakan satu sajian kreatif yang nuansanya adalah kesenian dan kebudayaan nusantara," kata Ari.
Para penonton nampak semarak mengikuti sajian penampil yang disuguhkan. Menurut Ari setidaknya ada lebih 2000 orang yang datang ke festival ini. "Kami pengin sampaikan, Nusantara ini punya banyak kekayaan terutama dalam hal kebudayaan," lanjutnya.
Ketua BEM KM UGM, Gielbran Mohammad menambahkan FGM digelar untuk menambah keindahan UGM. Kampus kata dia, akan makin indah dengan adanya agenda-agenda semacam ini. "Kami pengin memberikan ruang buat teman-teman mahasiswa agar mau atau agar bisa melampiaskan hasrat berseninya di event seperti ini," lanjutnya.
Di sisi lain, Gielbran berujar jika festival ini dapat menjadi agenda penyegaran bagi mahasiswa setelah menjalani rangkaian ujian tengah semester (UTS). "Karena ini selepas UTS kita melihat momentumnya bisa buat refreshing, kita gunakan momentum itu untuk mengapresiasi seni sekaligus rekreasi teman-teman," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 27 Oktober 2026, layanan reguler dan Xpress, waktu keberangkatan, kedatangan, serta durasi perjalanan.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.