PSS Sleman Kembali ke Super League, Harda Targetkan Prestasi
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Foto ilustrasi kekerasan pada anak-anak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya salah satu dosen aktif mereka yang menjabat sebagai penasihat di Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta. Meski membenarkan informasi tersebut, pihak kampus menegaskan bahwa keterlibatan sang dosen murni bersifat personal.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menjelaskan bahwa aktivitas dosen yang bersangkutan dalam manajemen tempat penitipan anak tersebut dilakukan di luar tanggung jawab kedinasannya sebagai pengajar. UGM secara tegas memisahkan aktivitas individu stafnya dengan kebijakan institusi pendidikan tersebut.
“Terkait informasi tersebut, benar yang bersangkutan merupakan dosen aktif yang terlibat dalam pengelolaan daycare dalam kapasitas pribadi,” terang Andi melalui keterangan tertulisnya pada Senin (27/4/2026).
Institusi Tidak Memiliki Relasi Kelembagaan
Guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat, UGM menggarisbawahi bahwa tidak ada kerja sama formal maupun hubungan administratif antara pihak universitas dengan Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kampus memastikan institusi tidak bertanggung jawab atas operasional yayasan tersebut.
“Sebagai institusi, UGM tidak memiliki relasi apa pun dengan Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta,” tegas Andi guna memperjelas batasan tanggung jawab kelembagaan.
Komitmen pada Perlindungan Anak dan Proses Hukum
Di tengah sorotan publik yang tajam, UGM menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan daycare tersebut. Kampus mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas kasus ini demi keadilan bagi para korban.
“Kami menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan serta menjunjung tinggi perlindungan anak,” tambahnya. UGM juga menyampaikan empati yang tulus kepada anak-anak serta keluarga yang terdampak seusai mencuatnya kasus ini ke permukaan.
Mengenai status kepegawaian dosen yang terlibat, pihak UGM menyatakan akan terus memantau perkembangan penyidikan secara saksama. Kampus berkomitmen untuk mengambil tindakan atau langkah lanjutan sesuai dengan kewenangan serta regulasi internal yang berlaku jika ditemukan adanya pelanggaran etik maupun aturan universitas.
Evaluasi terhadap sistem pengawasan jasa penitipan anak kini menjadi perhatian nasional. Respons cepat dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan seperti UGM, diharapkan mampu memperkuat fondasi perlindungan anak agar kejadian memilukan serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.