Prambanan Jazz 2026 Resmi Digelar, Usung Tema Celebrate The Joy
Prambanan Jazz kembali hadir di Yogyakarta. Mengusung tajuk Celebrate The Joy, hajat musik jazz terbesar di Indonesia ini mengajak masyarakat bersenang-senang.
Suasana talkshow talkshow Zakat Goes to Campus yang digelar Forum Zakat Nasional pada Rabu (27/9/2023) di Masjid Kampus UGM./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Forum Zakat Nasional menggelar talkshow Zakat Goes to Campus di Universitas Gadjah Mada (UGM). Diskusi ini diharapkan lebih mendekatkan zakat di lingkungan kampus.
Kegiatan bidang-bidang sekitar zakat ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli. Di antaranya Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama DIY, Nurhuda; Ketua Baznas Provinsi DIY, Puji Astuti; Dosen FEB Universitas Gadjah Mada, Dumairy; Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Budi Cahyana; Pengurus Bidang Advokasi Forum Zakat Nasional, Galeh Pujonegoro;dan Ketua Forum Zakat Wilayah DIY, Warnitis.
Pengurus Bidang Advokasi Forum Zakat Nasional, Galeh Pujonegoro menerangkan Zakat Goes To Campus membawa misi mendekatkan zakat ke area kampus termasuk kepada mahasiswa. Tujuannya, bagaimana konsep zakat ini kata Galeh dapat makin dekat lingkungan kampus.
"Supaya zakat makin dekat di tengah teman-teman mahasiswa dan hal lain adalah bagimana supaya konsep zakat dan pergerakannya makin dekat juga dengan lingkup kampus," tuturnya pada Rabu (27/9/2023) di Masjid Kampus UGM.
Galeh menilai masih ada jarak yang cukup signifikan antara tataran eksekusi, praktik dan tataran akademisi pada aspek zakat. "Gap ini yang akan coba terus kita dekatkan ketimpangannya, supaya kedepan makin banyak riset-riset tentang zakat, makin banyak gerakan-gerakan zakat yang didukung oleh dunia pendidikan," jelasnya
Zakat Goes to Campus di UGM ini merupakan chapter ketujuh dari 12 kampus yang ditargetkan jadi sasaran. Tujuannya sama, yakni mengedukasi civitas kampus tentang zakat. "Tujuannya literasi dan edukasi yang pada akhirnya nanti memajukan zakat dan manfaatnya bisa makin kuat," kata dia.
BACA JUGA: Potensi Zakat DIY 2,2 Triliun, Namun yang Terealisasi Hanya Segini
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama DIY, Nurhuda menilai kegiatan Zakat Goes To Campus sejalan dengan bidang zakat di Kemanag. Edukasi tentang zakat diharapkan turut mendukung program pemerintah.
"Tentu ini sangat in line dengan ketugasan kami di Kemenag. Dimana salah satu direktorat yang ada di Kemanag yakni Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf yang sangat intens menggalang, mengelola instrumen tersebut yakni zakat dam wakaf. Tentu kegiatan pada hari ini sangat berperan, sangat berbagai untuk mendukung kesuksesan program dari pemerintah," tuturnya.
Secara mendasar zakat terbagi menjadi dua kata Nur, yakni zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah lanjut Nur melekat pada setiap jiwa, sedangkan zakat mal menggunakan perhitungan nisab. Bentuk zakat mal ada banyak, ada zakat penghasilan profesi, zakat pertanian, zakat harta dan sebagainya.
"Pada forum ini kami berharap bisa menghasilkan sesuatu yang nanti bisa kita bersama-sama diimplementasikan baik untuk memotivasi kita mendorong kita, kami Kemenag," ungkapnya
Sementara itu Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Budi Cahyana menyinggung masih adanya pekerjaan rumah yang sangat besar pada persoalan kemiskinan dan ketimpangan. Budi mengutip survei BPS pada Maret 2023 yang mengungkapkan tingkat kemiskinan di DIY mengalamai penurunan, tapi angkanya masih di atas rata-rata nasional.
Angka ketimpangan di DIY pun masih tinggi kata Budi. Hal ini menunjukkan ketimpangan di DIY, di mana ada penduduk sangat sejahtera tapi ada penduduk yang sangat tidak sejahtera.
Dalam pengentasan persoalan ketimpangan dan kemiskinan, Budi berpandangan jika peran zakat mungkin dapat menjadi solusi pada dua persoalan tersebut. "Mungkin dari dua persoalan ini, mungkin bisa di atasi dengan zakat," tegasnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prambanan Jazz kembali hadir di Yogyakarta. Mengusung tajuk Celebrate The Joy, hajat musik jazz terbesar di Indonesia ini mengajak masyarakat bersenang-senang.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Korban tewas gempa Venezuela bertambah menjadi 2.954 orang. PBB memperkirakan 6,76 juta warga terdampak bencana tersebut.