SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
PSIM vs Persikab./Instagram psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA—Laga lanjutan Liga 2 2023 antara PSIM Jogja vs Persikab Kabupaten Bandung dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 1-0. Pelatih PSIM Jogja, Kas Hartadi berterima kasih kepada skuad Laskar Mataram yang bekerja keras memenangkan laga terakhir putaran pertama yang digelar di Stadion Mandala Krida, Minggu (22/10/2023) tersebut.
Dalam pertandingan itu, satu-satunya gol Laskar Mataram dicetak oleh Indra Setiawan di menit ke-52.
Ada sejumlah hal yang menarik di laga ini salah satunya soal skuad PSIM yang mengenakan jersei tandang berwarna putihnya meski tengah menjalani laga kandang. "Ini memang kita sengaja karena di tiga laga tandang saat kami memakai jersei putih selalu menang, makanya kita pakai jersei tandang di laga ini," katanya.
Juru taktik asal Solo itu juga menekankan bahwa menjelang laga dimulai di setiap latihan rutin dirinya selalu meminta kepada pemain bahwasanya timnya harus menang di laga terakhir putaran pertama itu. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi anak asuhnya di laga kandang.
"Sudah saya sampaikan kepada pemain bahwa yang penting poin tiga, kalau tidak kan didemo lagi. Makanya setiap pertandingan selalu saya tekankan cukup setengah gol saja yang penting tiga poin," ujarnya.
BACA JUGA: Hasil PSIM Jogja vs Persikab Bandung: Laskar Mataram Catatkan Kemenangan Perdana di Kandang
Sementara Sukarja mengakui laga ini sejak awal bukankah laga yang mudah sebab Persikab merupakan tim yang tangguh. Terbukti beberapa kali serangan yang dilancarkan selalu mampu dimentahkan tim lawan. "Ini pertandingan yang cukup susah ya, Persikab juga bermain bagus, tapi kita mampu memenangkan pertandingan dan meraih tiga poin," katanya.
Pelatih Persikab Kabupaten Bandung, I Putu Gede kecewa dengan jalannya babak kedua. Menurut dia anak asuhnya belum mampu memainkan pola sesuai dengan intruksi yang diberikannya. Selain itu emosi pemain juga tidak stabil di laga ini sehingga mengakibatkan konsentrasi skuad sedikit buyar.
"Situasi babak kedua ga sesuai dengan yang saya harapkan karena pemain tidak konsisten, kontrol emosi dan pemain harus banyak belajar dari laga ini. Siituasinya ini kan sangat ketat ya, dibutuhkan juga kepintaran, tapi saya apresiasi pemain karena mereka berjuang dan banyak perubahan dari pemain yang kita percayai," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Jadwal SIM Sleman Mei 2026 lengkap dengan Satpas, SIM keliling, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall. Cek lokasi dan syarat terbaru.