Dua Kakak Adik Diduga Diculik di Kalideres, Ditemukan Terpisah Usai Kalung Dirampas
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Sosialisasi bertajuk Peran Perempuan Mengawal Demokrasi dengan Menolak Hoax dan Politisasi Sara pada Selasa (24/10/2023). /istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Bawaslu DIY terus melakukan antisipasi terhadap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024. Salah satunya mengundang dari kalangan emak-emak agar berpartisipasi mengawasi pesta demokrasi terutama mencegah merebaknya hoaks.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY Mohammad Najib mengatakan para perempuan atau populer emak-emak dari berbagai komunitas dihadirkan dalam sosialisasi bertajuk Peran Perempuan Mengawal Demokrasi dengan Menolak Hoax dan Politisasi Sara pada Selasa (24/10/2023). Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam membantu mengawasi tahapan Pemilu.
“Perwakilan kalangan perempuan ini kami undang diberikan pemahaman tahapan pemilu, dengan harapan mereka bisa membantu mengawasi tahapan. Karena di era saat ini banyak hoaks tentang pemilu yang berpotensi memecah belah masyarakat, termasuk politisasi sara ini juga berusaha kami cegah,” kata Najib kepada wartawan.
BACA JUGA : Bawaslu: DIY Peringkat 3 Provinsi Paling Rawan Isu Politisasi SARA di Pemilu 2024
Ia meminta para perempuan agar turut menjadi bagian penting dalam mengawal perjalanan pesta demokrasi. Oleh karena itu jika melihat adanya potensi hoaks dan politisasi sara bisa diinformasikan ke Bawaslu atau jika memungkinkan memberikan edukasi agar masyarakat sekitarnya tidak terprovokasi.
Pengerahan kalangan perempuan ini dilakukan karena pelaksanaan Pemilu tidak lepas dari berbagai potensi konflik. “Kami berharapnya tahapan pemilu ini bisa berjalan dengan damai tentram, saling mengharga satu sama lain. Tetapi ruang yang rawan konflik itu masih ada sehingga harus kita antisipasi,” katanya.
Himpunan Perempuan Disabilitas Indonesia (HPDI) Sri Lestari mengakui informasi kadang menjadi kendala tersendiri bagi kelompok disabilitas. Para penyandangan disabilitas memang butuh diberikan sosialisasi agar mereka mendapatkan informasi yang utuh dan tidak mudah terprovokasi hoaks dan politisasi sara.
“Termasuk fasilitasi terhadap disabilitas dalam memberikan suara di TPS ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar difabel bisa memberikan haknya. Secara prinsip kami mendukung bahwa hoaks dan sara harus dicegah agar pemilu berjalan damai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.