Anak Lepas Gadget di Festival Dolanan Tradisional Suryodiningratan
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI Lolly Suhenty. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat mengungkap sejumlah provinsi paling rawan politisasi isu SARA dalam Pemilu 2024. Salah satunya DIY berada di urutan ketiga dengan indeks 14,81.
Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI Lolly Suhenty menjelaskan pemetaan kerawanan Pemilu dirilis dengan harapan bisa menjadi pertimbangan bagi daerah untuk bersinergi dalam melakukan mitigasi. Karena terciptanya pemilu damai dan bersih sudah menjadi komitmen bersama.
BACA JUGA : Cegah Politik Identitas, Ini yang Dilakukan Pemkab Kulonprogo
Ia mengungkap sejumlah provinsi dengan indeks tertinggi yang rawan politisasi SARA di Pemilu 2024 mendatang. Terdiri atas DKI Jakarta menempati urutan pertama sebagai provinsi yang paling rawan terjadi politisasi SARA dengan skor 100. Disusul peringkat kedua Maluku Utara di angka 77,16, kemudian DIY di urutan ketiga dengan angka kerawanan 14,81. Peringkat keempat Papua Barat (14,81), kelima Jawa Barat dengan skor 12,35, dan Kalimantan Barat di urutan keenam paling rawang dengan sekor 7,4.
“Enam provinsi DKI Jakarta, Maluku Utara, Jogja, Jawa Barat, berdasarkan isu politisasi SARA. Ini berdasarkan pemilu maupun pemilihan kepala daerah sebelumnya, misal soal informasi yang tidak benar kemudian terjadi mobilisasi dan kerusuhan,” katanya kepada wartawan di sela-sela Peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Jogja, Selasa (10/10/2023).
Terjadinya isu politisasi SARA ini sering disebabkan karena informasi tidak jelas yang tersebar dengan cepat tidak mampu difilter dengan baik, sehingga bisa menyebabkan kekerasan. Bawalu menilai hal itu harus diwaspadai bersama, sehingga peristimwa luka pada Pemilu sebelunya terjadi lagi di 2024.
“Kita semua tentu tidak ingin Pemilu ini tercederai membuat masyarakat tercerai berai, timbul permusuhan sebagai residu dari pemilihan itu. Isu politisasi SARA ini harus kita kawan bersama supaya tidak timbul kekerasan mengadu domba,” katanya.
Ia mengatakan penyebaran peta kerawanan ini menjadi salah satu mitigasi sehingga semua pihak bisa meningkatkan kewaspadaan. Termasuk menggandeng Pemerintah Daerah seperti Pemda DIY untuk memastikan informasi tersampaikan. Sehingga semua pihak bisa bekerja dalam upaya mitigasi sesuai peran masing-masing.
BACA JUGA : Komisioner Bawaslu Jogja, Jantan Putra Bangsa
“Kami mengajak kepada warga DIY yang kerawanannya berada di urutan ketiga, kalau melihat sesuatu proses tahapan itu melanggar, maka laporkan,” katanya.
Bawaslu akan melakukan patroli siber dengan menggandeng Kominfo dan BSSN serta sejumlah plaform media sosial melibatkan sejumlah teknologi yang canggih. Medsos dilibatkan agar mereka memiliki tanggungjawab, karena selama ini persebaran informasi itu lebih dominan lewat medsos yang tidak terkontrol.
“Pelaku yang melakukan politisasi SARA maka akan cepat terlacak, jika ditemukan maka akan ditake-dwon dengan cepat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.