PBB-P2 Sleman Tembus 95%, 5 Kapanewon Lunas Awal
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
Mancing Bersama Humas dan Protokol UGM dengan Wartawan yang digelar Universitas Gadjah Mada di kompleks kolam ikan Pusat Inovasi Agroteknologi UGM di Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Minggu (20/3/2022). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk mendorong produktivitas ikan khususnya di sektor perikanan air tawar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo akan memberikan obat ikan. Saat ini, pengadaan obat ikan dalam tahap lelang.
Staf Bidang Perikanan Budidaya DKP Kulonprogo, Melani Cahyaningrum, mengatakan bahwa kebutuhan obat ikan terbagi dalam beberapa kategori seperti probiotik, vaksin, sampai vitamin tertentu. “Pokdakan dapat mengakses obat ikan lewat penyuluh perikanan di kecamatan. Penyuluh juga sudah paham [kebutuhan] dan penggunaan obat,” kata Melani dihubungi, Kamis (2/11/2023).
BACA JUGA: Kapal Nelayan di Kulonprogo Karam Diterjang Ombak, Satu Kuintal Ikan Tangkapan Hilang
Melani menambahkan obat yang diadakan DKP dapat meningkatkan produktivitas ikan. Dia memberi contoh penggunaan probiotik yang digunakan untuk mengurai amonia di kolam ikan dan mengefisienkan pakan agar terserap sempurna oleh ikan.
Menurut dia, ikan air tawar kerap menjadi sasaran bakteri aeromonas hydrophila. Bakteri tersebut menyebabkan penyakit berbahaya pada budidaya ikan air tawar karena banyak menyerang ikan mas dan golongan catfish seperti lele dan patin.
Penyakit Aeromonas dapat menyebabkan kematian hingga mencapai 80%, dalam kurun waktu yang singkat. Yakni, sekitar satu hingga dua pekan sehingga sangat merugikan pembudidaya ikan.
“Bakteri itu bisa ditangani dengan obat kimia yang mengandung antibiotik. Kalau parasit ikan itu ditangani pakai anti septik, sedangkan virus itu tidak ada obatnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudidayaan Ikan, Suryadi, mengatakan bahwa pembudidaya ikan perlu memiliki pengetahuan tentang obat ikan. Dengan itu, mereka dapat melakukan pengobatan mandiri melalui penggunaan obat yang tepat.
Dari situ, DKP Kulonprogo menggelar pelatihan penyediaan obat ikan legal sepekan lalu. Pelatihan itu dihadiri perwakilan Pokdakan dari dua belas kecamatan/kapanewon.
Narasumber yang mengisi pelatihan antara lain dari UPT Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) DIY, Praktisi Budidaya dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Mina Tirta Laras Panjatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo.
Dalam pelatihan, Perwakilan UPT BPTPB DIY, Astuti, mengatakan dalam menggunakaan obat ikan, baik penyuluh maupun pembudidaya disarankan menggunakan obat yang telah memiliki nomer pendaftaran atau teregister oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
TPA Putri Cempo Solo terbakar pada Rabu malam. Petugas pemadam dikerahkan dari sisi utara dan barat untuk menangani kebakaran.
KY merespons desakan moratorium seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 serta menegaskan mandat konstitusional tetap dijalankan.
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Kemenkes menjelaskan akses SATUSEHAT RME saat darurat, persetujuan pasien, perlindungan data, hingga manfaat integrasi rekam medis.
Kemenaker menyiapkan pemagangan dan pelatihan vokasi untuk mendukung target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027.