Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Foto ilustrasi wisuda lulusan perguruan tinggi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA–Lulusan perguruan tinggi diharapkan bisa berkontribusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan masyarakat sekitarnya. Selain itu harus mampu menciptakan peluang dengan tidak semata-mata bergantung terhadap terbukanya lapangan kerja.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Muhammad Nabawi mengatakan di era saat ini sarjana memiliki beban yang tidak ringan. Di satu sisi persaingan kian ketat, namun di sisi lain memiliki tanggungjawab moral untuk membantu mengatasi persoalan di sekitarnya. Oleh karena itu setiap lulusan perguruan tinggi harus inovatif, bisa beradaptasi dan mampu membaca peluang.
BACA JUGA : Para Perempuan di Jantung Perguruan Tinggi UMY
“Harapan semua orang ketika lulus ke depan adalah bisa diterima di semua instansi pemerintah maupun swasta atau berwirausaha sesuai skillnya. Tetapi paling penting bagaiman dia bisa berinovasi dan memberikan kontribusi dalam menangani persoalan di lingkungan masyarakat terdekatnya,” kata Nabawi dalam pelaksanaan wisuda UCY sarjana periode XLII TA 2022/2023 di Ballroom Sahid Raya Hotel, Kamis (9/11/2023). Dalam kesempatan itu kampus ini mewisuda sebanyak 153 lulusan dari berbagai program studi.
Guru Besar Fakultas Teknik UGM Profesor Bambang Supriyadi menambahkan inovasi menjadi multak diperlukan bagi setiap lulusan perguruan tinggi di era serba kompleks seperti saat ini. Sarjana juga diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam memecahkan berbagai persoalan bangsa.
“Maka perguruan tinggi juga harus melakukan inovasi, karena ini penting untuk menjadi kunci dari daya saing. Inovasi ini bisa bermacam-macam, bisa teknologi, sosial dalam mengatasi atau merespons suatu persoalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.