900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Ratusan karyawan RS PKU Muhammadiyah Kota Jogja menggelar jalan sehat untuk memperingati hari prematur sedunia yang diperingati setiap 17 November, Jumat (17/11/2023). Gigih M Hanafi/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan karyawan RS PKU Muhammadiyah Kota Jogja menggelar jalan sehat untuk memperingati hari prematur sedunia yang diperingati setiap 17 November.
Para peserta membawa poster berisikan kampanye pencegahan bayi prematur. Mereka berjalan menuju kawasan Titik Nol Km Jogja menuju utara ke Jalan Bhayangkara dan kembali lagi ke RS PKU Muhammadiyah.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Kota Jogja Mohammad Komarudin mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mensosialisaikan kepada masyarakat hidup sehat agar mengurangi risiko bayi lahir prematur.
BACA JUGA: Kenali Ciri-Ciri Bayi Prematur dari Fisiknya
Komarudin menjelaskan, hampir setiap tahunnya terdapat bayi lahir prematur yang dirawat di rumah sakitnya. Menurut dia bayi prematur memiliki risiko gangguan kesehatan yang lebih tinggi daripada bayi normal pada umumnya.
Dia menambahkan bila kelahiran prematur dipicu beberapa hal salah satunya faktor gaya hidup. Asupan nutrisi yang kurang pada ibu hamil juga turut memengaruhi tumbuh kembang bayi pada janin yang berakibat bayi lahir prematur.
"Kalau memang sudah lahir tetap kami merawat bayi itu (prematur) se-optimal mungkin bisa selamat tumbuh seperti anak-anak lain," katanya, kepada awak media, Jumat (17/11/2023).
Dalam kegiatan ini beberapa anak lahir prematur yang pernah dirawat di RS PKU Jogja, kini hidup sehat juga turut mengikuti jalan sehat bersama. "Alhamdulillah kami sudah melayani mereka (bayi prematur) setiap hari. Kami memiliki fasilitas lengkap untuk menangani bayi prematur," terang dia.
BACA JUGA: Manfaat Kontak Kulit Ibu dan Bayi Prematur, Salah Satunya Keberhasilan Menyusui
Dalam kegiatan ini setidaknya ada 200 karyawan RS PKU Muhammadiyah mulai dari dokter, perawat hingga beberapa staf turut mengikuti jalan sehat. Peserta juga melakukan flashmob untuk mengkampanyekan hidup sehat kurangi risiko prematur.
"Karena bayi-bayi itu (prematur) usia kelahirannya belum cukup matang sehingga organ didalam belum optimal. Paru-paru belum optimal, nah kami berusaha menjaga mereka, karena risikonya tinggi," ungkapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, total ada 30 bayi prematur yang pernah dirawat di RS PKU Muhammadiyah sepanjang 2023 ini. Berat badan bayi prematur yang pernah ditangani pihak RS PKU Munammadiyah rata-rata hanya 800 gram.
Namun seiring dengan masa perawatan dan penanganan, semua bayi selamat dan berat badan berangsur naik. "Rata-rata mereka harus diberi alat bantu ventilator," ujar Maryani selaku SPV Ruang NICU Anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.