Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026 untuk Perkuat Bisnis
Sales Town Hall 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para tenaga penjualan agar terus menciptakan prestasi yang lebih tinggi
Finalis Dimas Diajeng 2023 berfoto bersama di Hotel Sahid Jogja, Jumat (17/11/2023)./Harian Jogja-Jumali
SLEMAN—Sebanyak 30 finalis atau 15 pasangan Dimas Diajeng dari kabupaten/kota di DIY lolos ke Grand Final Dimas Diajeng Jogja 2023.
Sebelum dilakukan penentuan pemenang Dimas Diajeng Jogja 2023 pada Minggu (19/11/2023) petang di Ballroom Indraprastha, Hotel Sahid Jogja, para peserta menjalani karantina.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Rahajo mengatakan ajang dua tahunan ini diharapkan mampu bibit-bibit unggul dan mampu membantu dalam program-program untuk menunjang pariwisata dan budaya. Mereka yang nantinya terpilih menjadi Dimas Diajeng Jogja akan memperkenalkan tidak hanya pariwisata DIY, tetapi juga budaya.
Para finalis yang saat ini lolos, sebelumnya telah melalui sejumlah seleksi yang digelar sejak Agustus lalu. Adapun, kriteria mereka yang lolos sebagai Dimas Diajeng Jogja tidak hanya cantik dan tampan. "Akan tetapi mereka juga harus menarik, berbudaya dan beretika serta memiliki pengetahuan," kata Singgih di Hotel Sahid Jogja, Jumat (17/11/2023).
Adapun pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2023 kali ini mengangkat tema Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi. Tema itu, kata Singgih, berarti Dimas Diajeng Jogja bersedia untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus untuk mendukung kelestarian lingkungan. "Keilmuan yang ditingkatkan pada akhirnya kembali lagi untuk permajuan kehidupan kebudayaan dan pariwisata di DIY," ucap Singgih.
Sementara Dimas Jogja 2021, Ibun mengatakan kegiatan pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2023 dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan harapan agar peserta yang terpilih menjadi finalis serta pemenang Dimas Diajeng Jogja merupakan pemuda-pemudi DIY yang berkualitas dan berintegritas.
BACA JUGA: Dimas Diajeng DIY 2023 Ikuti Field Program di 5 Desa Mandiri Budaya, Ini Kegiatannya
Seluruh rangkaian pemilihan dari seleksi tahap awal hingga malam penobatan dijadikan sebagai penilaian untuk menentukan pemuda-pemudi terbaik di DIY yang siap dan bersedia memberikan manfaat bagi sekitarnya, khususnya pariwisata dan kebudayaan DIY.
"Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengumpulan berkas finalis, pertemuan perdana dan penyelempangan finalis. Mereka juga menjalani asesmen, psikotes, dan interview. Selain itu ada penjurian awal, presentasi rancangan dan progres Field Program. Selain itu ada pelaksanaan Field Program, outbond, photoshoot, dan juga karantina," katanya.
Adapun untuk puncak pemilihan, kata Ibun, Grand Final Dimas Diajeng Jogja 2023 akan digelar di Ballroom Indraprastha, Hotel Sahid Jogja, Minggu. "Mulai pukul 18.30 WIB sampai selesai. Harapan kami siapa pun nanti yang terpilih menjadi Dimas dan Diajeng dapat berpartisipasi aktif dan kontributif serta aksi nyata dalam kemajuan pariwisata." (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sales Town Hall 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para tenaga penjualan agar terus menciptakan prestasi yang lebih tinggi
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Kamis 9 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.