Astra Women Network 2026: Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
Gelaran Career Day di SD Masjid Syuhada mendatangkan pasukan, kendaraan, hingga perlengkapan senjata gegana, Selasa (21/11/2023). (Harian Jogja/Alfi Annisa Karin)
JOGJA—Ada pemandangan berbeda di SD Masjid Syuhada, Selasa pagi (21/11/2023). Satu unit mobil gegana jenis Baracuda terparkir di sana lengkap dengan perlengkapan gegana lainnya.
Empat orang anggota gegana juga tampak memberikan penjelasan soal kendaraan dan perlengkapan yang dipajang. Ini merupakan bagian dari gelaran Career Day yang diinisiasi oleh Komite SD Masjid Syuhada. Siswa diajak untuk mengenal lebih dekat tentang profesi gegana.
PIC Career Day SD Masjid Syuhada, Intan Endah menuturkan kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama yaitu pemaparan materi. Selanjutnya adalah sesi simulasi. Intan menyebut para siswa memiliki tingkat keingintahuan tinggi. Beberapa juga sempat mengabadikan momen dengan berfoto di depan mobil Baracuda.
"Harapannya kemarin anak-anak boleh memegang atau menyimulasikan atau menggunakan alat-alat yang dirasa aman dipegang oleh anak," ujar Intan saat ditemui di SD Masjid Syuhada, Selasa.
Dia mengatakan Career Day rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Ini merupakan kolaborasi komite bersama sekolah untuk memperkenalkan berbagai macam profesi yang ada kepada siswa. Sehingga, wawasan siswa soal tak terbatas pada profesi-profesi yang populer saja.
"Karena yang selama ini dipahami hanya polisi dan tentara secara awam. Tapi sebenarnya di kesatuan tersebut ada bagian-bagian lain yang punya tugas khusus. Ini membuka mata pengetahuan anak-anak supaya lebih paham," imbuhnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Siti Magfiroh menyebut meski masih sangat dini, tapi Career Day menurutnya penting dilakukan. Ini untuk menambah pengetahuan siswa terkait dengan berbagai macam profesi. Apalagi, saat ini ada banyak profesi baru yang masih dipandang awam oleh anak-anak, tapi sebenarnya menjanjikan. Misalnya, fotografer ataupun Youtuber.
"Tahun kemarin dengan pemadam kebakaran, ke depan akan dengan yang lain lagi. Harapannya, semoga anak-anak wawasannya lebih luas dan terbuka, tidak berkutat bahwa sekolah lulusannya harus PNS, bisa berkarya di manapun, tidak terkotak-kotak," jelasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.